Dihadapan Wamendikdasmen, Gubernur Akui Lampung Masih Minim Lapangan Kerja

Jumat, 26 Juni 2026 | 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKORNAS LPTK PTMA di Lampung, Gubernur dan Wamendikdasmen bersilaturahmi di Mahan Agung Bandarlampung, Kamis (25/6/2026). [Adp]

RAKORNAS LPTK PTMA di Lampung, Gubernur dan Wamendikdasmen bersilaturahmi di Mahan Agung Bandarlampung, Kamis (25/6/2026). [Adp]

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq ramah tamah bersama Persyarikatan Muhammadiyah yang digelar dalam rangka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (ALPTK PTMA) di Mahan Agung, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri para rektor, anggota, serta pimpinan Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah yang selama lebih dari satu abad telah berperan aktif dalam membangun bangsa, khususnya melalui bidang pendidikan. Menurutnya, Muhammadiyah telah melahirkan banyak kader yang berkiprah di berbagai sektor dan berkontribusi dalam pembangunan, termasuk di Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Bed Dryer Dorong Hilirisasi Pertanian di Tulang Bawang

“Muhammadiyah selama ini telah membuktikan selama lebih dari satu abad bahwa kemajuan bangsa tidak hanya dibangun melalui dakwah, tetapi juga melalui pendidikan,” ujar Gubernur.

Gubernur juga memaparkan sejumlah tantangan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Lampung. Saat ini, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung masih berada pada peringkat ke-26 secara nasional. Selain itu, Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Lampung saat ini masih sekitar 24 persen.

Ia menjelaskan bahwa setiap tahun Lampung menghasilkan ratusan ribu lulusan SMA sederajat. Namun, jumlah tersebut belum diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja formal yang mampu menyerap tenaga kerja berpendidikan tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung terus menjalankan berbagai program strategis, di antaranya penghapusan uang komite sekolah guna meringankan beban masyarakat, pengembangan kelas vokasi termasuk vokasi migran dengan penguatan kemampuan bahasa asing, serta program beasiswa Satu Desa Satu Sarjana yang direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun mendatang.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Tanah demi Mempercepat Reforma Agraria dan Pemerataan Ekonomi Masyarakat

“Kami yakin investasi terbaik bagi masa depan bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan Muhammadiyah dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses pendidikan, serta menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

“Pemerintah Lampung membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan Muhammadiyah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.[]

 


Penulis : Romy Agus


Editor : Anis


Sumber Berita : Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Jakarta Siap-Siap Banjir dan Tenggelam
Progres KDKMP Lampung Barat Diminta Tepat Waktu
Pangdam XXI: KDKMP Langkah Bangun Kemandirian Wilayah
Innalillah…3 Meninggal Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih
Wamendikdasmen: Indonesia Kekurangan Guru 561 Ribu
14 Juli 2026 MPLS Sekolah Rakyat Kota Baru
Elfianah: Bed Dryer Mutus Ketergantungan Petani
Lampung Siap-Siap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:07 WIB

Jakarta Siap-Siap Banjir dan Tenggelam

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:03 WIB

Progres KDKMP Lampung Barat Diminta Tepat Waktu

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:01 WIB

Pangdam XXI: KDKMP Langkah Bangun Kemandirian Wilayah

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:23 WIB

Innalillah…3 Meninggal Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:50 WIB

Wamendikdasmen: Indonesia Kekurangan Guru 561 Ribu

Berita Terbaru


TUTUPAN Hutan di Jawa Barat jadi ancaman banyak wilayah, Pun tak luput Jakarta, karena tutupan hutan di Bogor dan sekitarnya kurang dari 20% [Net/Ist]

#indonesiaswasembada

Jakarta Siap-Siap Banjir dan Tenggelam

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:07 WIB

Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kopdes Merah Putih Lampung Terbaik di luar Pulau Jawa [Mak/Ist]

#indonesiaswasembada

Progres KDKMP Lampung Barat Diminta Tepat Waktu

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:03 WIB

Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), Kopdes Merah Putih langkah menuju kemandirian bangsa [Mak/Ist]

#indonesiaswasembada

Pangdam XXI: KDKMP Langkah Bangun Kemandirian Wilayah

Jumat, 26 Jun 2026 - 08:01 WIB


DPR RI TB Hasanudin Meminta Latsarmil SPPI untuk di evaluasi agar tidak merugikan banyak pihak. DPR minta fokus pada pendidikan manajemen koperasi saja [Far/Ist]

#indonesiaswasembada

Innalillah…3 Meninggal Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:23 WIB

RAKORNAS LPTK PTMA Wamendikdasmen akui Indonesia kekurangan guru yang begitu banyak. [Adp]

#indonesiaswasembada

Wamendikdasmen: Indonesia Kekurangan Guru 561 Ribu

Jumat, 26 Jun 2026 - 06:50 WIB