Waketum KSPSI: Kasus Brigadir J Momentum Introspeksi Polri

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Nara J Afkar

JAKARTA – Wakil Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Alzier Dianis Tabranie mengapresiasi dan angkat topi dengan keberanian Kapolri membongkar kasus pembunuhan Brigadir J tanpa tedeng aling-aling.

“Masyarakat Indonesia harus mengapresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan pihak kepolisian yang telah membongkar kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriasnyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sampai terang benderang,” kata Alzier di Karawaci, Rabu (10/8).

Alzier dan masyarakat pada umumnya, pada awalnya pesimistis kasus ini terbongkar. Karena adanya faktor kedekatan. Tetapi rupanya sikap tegas dan profesionalitas Listyo Sigit mampu membongkar kasus pembunuhan Brigadir J dan menetapkan status tersangka pada mantan Kadiv Prompam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo.

Baca Juga:  DPR Ingatkan PLN soal Tata Kelola Kelistrikan dan Data Rakyat Penerima Subsidi

“Kita patut bersyukur, Kapolri mampu menyelamatkan institusi Polri berkat sikap tegas dan profesionalitas. Tentu kita ingin tahu siapa yang menjadi aktor utama dan atau otak intelektual dalam kasus terbunuhnya Brigadir J,” ujar Alzier yang juga Pembina JMSI Lampung ini.

Ketua Golkar Lampung tiga periode ini mengharapkan kasus dapat dijadikan oleh Polri sebagai momentum untuk instrospeksi diri agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.

Baca Juga:  Gubernur Target Jalan Lampung Tengah Mantap Berkualitas Capai 98% di 2026

Dengan demikian, lanjut Alzier, Polri pun diharapkan dapat menjadi salah satu institusi penegak hukum yang mampu menegakkan keadilan. Sehingga pada akhirnya ikut serta mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bangsa.##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?
JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas
Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu
62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas
Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029
Merawat Harmoni di Tengah Perbedaan, Pemkab Lampung Selatan Pererat Toleransi Lewat Dharma Santi Umat Hindu

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 06:18 WIB

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Jumat, 10 April 2026 - 21:18 WIB

JMSI Lampung Tegaskan Arah Transformasi Digital, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 April 2026 - 09:36 WIB

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB

Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Media Siber Indonesia, Berdaulat atau Cuma Penonton?

Sabtu, 11 Apr 2026 - 06:18 WIB

#indonesiaswasembada

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:35 WIB

#indonesiaswasembada

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:36 WIB