Unila dan Pemkot Metro Teken MoU, Resmikan Kampung Prancis “Village Français”

Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Metro menandatangani nota kesepahaman (MoU) sekaligus meresmikan Kampung Prancis “Village Français” di Jalan Merak, Kota Metro, Minggu 24 Agustus 2025.

Acara tersebut dihadiri Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM, ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, para Dekan, Kepala Biro, Kepala Lembaga, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro, serta jajaran Forkopimda Kota Metro.

Rektor Unila dalam sambutannya menegaskan, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

“Universitas Lampung sebagai institusi pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab dalam melaksanakan tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, Pemerintah Kota Metro memiliki visi dan misi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membangun kota yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga:  Bentuk Kekerasan Fatal, Mantan Suami Tembak Mantan Istri di Jalan Poros Wiralaga Mesuji

Rektor menambahkan, melalui MoU ini diharapkan terwujud program strategis, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, penelitian dan inovasi yang mendukung pembangunan Kota Metro, serta pengabdian masyarakat di berbagai bidang seperti kesehatan, lingkungan, pertanian, ekonomi kreatif, dan tata kelola pemerintahan.

“Kami meyakini kerja sama ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari langkah nyata yang akan memberi manfaat besar bagi kedua belah pihak, khususnya bagi masyarakat Kota Metro,” tegasnya.

Baca Juga:  Amelia Mengajak Mahasiswa Dan Pelajar Lebih Kritis Menyikapi Informasi Di Medsos

Wali Kota Metro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Unila. Menurutnya, kehadiran “Village Français” menjadi simbol penguatan jejaring internasional sekaligus mendukung Metro sebagai kota pendidikan.

Ia berharap program ini dapat memperkaya wawasan masyarakat dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan pita sebagai tanda peresmian Kampung Prancis “Village Français”. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran bahasa, pengenalan budaya Prancis, sekaligus ruang interaksi masyarakat dengan nuansa internasional di Kota Metro.


Penulis : Desty


Editor : Hadi


Sumber Berita : Unila

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Trump Instruksikan Hentikan Pembicaraan dengan Iran
PBB Khawatir Penderitaan Warga Palestina di Tepi Barat
Perkuat Tata Organisasi untuk Pemerintahan Efektif dan Berintegritas
Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang
Peringati HUT ke 25, DPC Partai Demokrat Mesuji Lakukan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri 
World Robot Conference 2026 Resmi Dibuka di Beijing
M Husni: 81 Tahun Kemerdekaan, Ekonomi Indonesia Tumbuh dan Kerukunan Masyarakat Menguat
Meriahkan HUT RI KE-81, BPKAD Way Kanan, Gelar Berbagai Lomba Kekeluargaan 

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:26 WIB

Trump Instruksikan Hentikan Pembicaraan dengan Iran

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:31 WIB

PBB Khawatir Penderitaan Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Perkuat Tata Organisasi untuk Pemerintahan Efektif dan Berintegritas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:48 WIB

Peringati HUT ke 25, DPC Partai Demokrat Mesuji Lakukan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri 

Berita Terbaru

Donal Trump ngaku dirinya harus berganti pesawat di Turkiye. Karena sds ancaman [xin]

#indonesiaswasembada

Trump Instruksikan Hentikan Pembicaraan dengan Iran

Rabu, 19 Agu 2026 - 23:26 WIB

PASUKAN Israel menyerbu Desa Umm al-Kheir di daerah Masafer Yatta, sebelah selatan Hebron, Tepi Barat, dalam sebuah acara yang diadakan untuk memprotes kekerasan pemukim Israel pada 28 Juli 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

PBB Khawatir Penderitaan Warga Palestina di Tepi Barat

Rabu, 19 Agu 2026 - 22:31 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan [lmp]

#indonesiaswasembada

Perkuat Tata Organisasi untuk Pemerintahan Efektif dan Berintegritas

Rabu, 19 Agu 2026 - 21:47 WIB

#indonesiaswasembada

Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang

Rabu, 19 Agu 2026 - 21:09 WIB