Tragedi Kanjuruhan, Basarah Nyatakan Duka Cita dan Minta Semua Lini Bergerak Bersama

Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Sedih dan sangat pilu. Itulah yang dirasakan Wakil Ketua MPR RI dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah yang berasal dari Dapil Malang terkait tragedi Kanjuruhan pasca laga Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) malam.

Anggota Komisi X DPR RI yang salah satunya membidangi pendidikan dan olahraga ini menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dan korban yang masih dirawat di beberapa rumah sakit di Malang Raya.

Bahkan sejak mendapat info pertama sesaat setelah kejadian, Basarah terus memantau hingga pagi ini (2/10). Ia pun terus memantau perkembangan lapangan melalui Bupati dan jajaran Forkompimda Kabupaten Malang dan jaringannya di Malang secara detail.

“Saya akan terbang ke Malang siang ini untuk memantau langsung penanganan para korban meninggal dunia dan luka-luka oleh berbagai pihak terkait,” ujar Ahmad Basarah

Basarah juga mengajak semua pihak untuk lebih detail memperhatikan korban. Baik yang meninggal dunia maupun luka dan di rawat di rumah sakit atau pun yang di rumah.

Baca Juga:  Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Termasuk memberikan support dan santunan pada keluarga korban. Baik yang meninggal maupun luka. “Supporting dan perhatian itu sangat penting bagi mereka,” katanya.

Dia pun berharap semua pihak bergerak bersama di semua lini untuk menangani masalah ini. “Semua lini pemangku kepentingan atas masalah ini harus hadir dan kerja bersama,” ucap Basarah.

Menurut Basarah, tragedi ini pemicunya bukan hanya soal buntut kekalahan Arema atas Persebaya semata. Bisa jadi karena profesionalitas persepakbolaan Indonesia. Karenanya perlu dilihat lebih detail dan intensif serta komprehensif. Dan untuk itu diperlukan semua lini bergerak cepat dan tepat.

Siapa saja? Kata Basarah lini yang berkaitan dengan olahraga seperti KONI, PSSI, asosiasi olahraga, DPR yang membidangi olahraga. Sedang lini lainnya adalah Polri dan aparat pemerintahan lainnya yang terkait dengan tragedi itu.

“Semua harus bekerja sama secara detail dan profesional,” ujarnya wakil rakyat daerah pemilihan Malang Raya itu.

Baca Juga:  Disbunnak Lampura Edukasi Kelompok Tani Lewat Sekolah Lapang

Dia juga berpesan semua lini itu harus saling bahu membahu menyelesaikan problem persepakbolaan secara menyeluruh dan detail. “Duduk bareng dan melakukan evaluasi secara menyeluruh,” kata Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Basarah meyakini, bahwa masyarakat dan Aremania memiliki karakter dan kultur yang damai. Mereka tidak suka dengan kekerasan.

“Aremania pernah menjadi suporter terbaik nasional. Itu membuktikan bahwa Aremania suka damai, tidak suka kekerasan,” ujar Basarah.

Karenanya dia yakin bahwa dengan kultur dan karakter masyarakat Malang dan Aremania, masalah ini bisa segera selesai.

Apa langkah terdekat yang paling penting? Kata Basarah, hari ini yang paling penting adalah melakukan recovery secepatnya khususnya kepada korban meninggal dunia maupun yang luka-luka dengan menggunakan semua sumber daya yang ada.

“Harus bersama-sama. Harus saling support dan saling menguatkan. Saya juga berharap agar Aremania dan warga Malang akan bisa melewati trauma ini dan mengambil hikmahnya.” tutup Ahmad Basarah ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengintip Kemeriahan HUT RI di Lhokseumawe
Pemenjaraan Tidak Lagi Efektif, Dosen UIN Tawarkan Model Restorative Justice Berbasis Kearifan Lokal dan Nilai-Nilai Islam
Veli Buka Turnamen Catur Bupati Cup
DPR Minta Bantuan Gempa NTT Tak Menumpuk Di Satu Titik
Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jakarta Untuk Bantu Sesama
WALHI Nilai Pembangunan Pagar TNWK; Pemborosan di Tengah Efisiensi Anggaran
Hingga Juli 2026, Mobil China Terjual 100.000 Unit di Indonesia
Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Mengintip Kemeriahan HUT RI di Lhokseumawe

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Pemenjaraan Tidak Lagi Efektif, Dosen UIN Tawarkan Model Restorative Justice Berbasis Kearifan Lokal dan Nilai-Nilai Islam

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Veli Buka Turnamen Catur Bupati Cup

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:05 WIB

DPR Minta Bantuan Gempa NTT Tak Menumpuk Di Satu Titik

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Peduli Gempa Flores, PMI DKI Jakarta Ajak Masyarakat Jakarta Untuk Bantu Sesama

Berita Terbaru


Seorang pelajar mengenakan kostum kreasi dan pakaian adat saat mengikuti karnaval Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Lhokseumawe, Provinsi Aceh, pada 18 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Kemeriahan HUT RI di Lhokseumawe

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:36 WIB

#indonesiaswasembada

Veli Buka Turnamen Catur Bupati Cup

Rabu, 19 Agu 2026 - 13:07 WIB

#indonesiaswasembada

DPR Minta Bantuan Gempa NTT Tak Menumpuk Di Satu Titik

Rabu, 19 Agu 2026 - 12:05 WIB