Syarif: Pilih Pemimpin Nasional yang Banyak Pendukungnya

Minggu, 28 Januari 2024 | 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam konteks politik saat ini dalam Pemilu 2024, lanjut Syarief Hasan, kepemimpinan nasional yang akan datang dapat dilihat dari postur pendukungnya. “Mana pemimpin nasional yang mendapat banyak dukungan, suka atau tidak suka, memang itulah yang terbaik dari pilihan yang ada,” tegas anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini.

“Kita tidak punya pilihan. Hanya ada tiga pilihan calon pemimpin nasional. Mana yang terbaik di antara tiga pilihan itu tinggal dilihat mana yang lebih banyak pendukungnya, mana yang lebih banyak partai politik yang mendukungnya, maka itulah calon pemimpin nasional yang terbaik,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Buka Kolaborasi Pengelolaan Sampah Pasar Untuk Hasilkan Pupuk Organik

Syarief Hasan menjelaskan kepemimpinan (leadership) adalah orang yang bisa memimpin dan mengkoordinasi, mengkomunikasikan, mulai dari unit terkecil (keluarga) sampai negara. “Dia mempunyai kapasitas untuk memimpin dan mengarahkan orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan. Pemimpin harus bisa mengkoordinir orang-orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan,” tuturnya.

Untuk menjadi pemimpin yang mumpuni, lanjut Syarief Hasan, seorang pemimpin harus memiliki pengetahuan atau knowledge yang bagus. Selain itu, seorang pemimpin harus bisa memiliki behaviour atau perilaku yang baik. “Artinya, pemimpin harus mempunyai perilaku yang patut dicontoh,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekdaprov Marindo Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci rangkaian HUT ke-81

Dalam falsafah Jawa, disebutkan pemimpin itu jika berada di depan dia menjadi teladan, jika berada di tengah dia memberi karsa (mengarahkan), dan ketika berada di belakang, pemimpin ikut mendorong (tut wuri handayani). “Itulah kepemimpinan,” ucapnya(*).

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung
Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini
Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS
Hormuz Tetap Ditutup Jika AS tak Terima Syarat Iran
Massa Aksi Demo Mulai memadati Di Depan Gedung DPR
Polres Mesuji dan Kodim 0426 TB Padamkan Kebakaran Lahan di 5 Titik Api
Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum
OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:20 WIB

PD Pemuda Muhammadiyah Desak APH Berantas Peredaran Senpi Ilegal di Bumi Ragem Tunas Lampung

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Hormuz Tetap Ditutup Jika AS tak Terima Syarat Iran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Massa Aksi Demo Mulai memadati Di Depan Gedung DPR

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Menko Polkam Jamin Keamanan Massa Saat Demo Di Gedung DPR Hari ini

Kamis, 27 Agu 2026 - 12:01 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat berkunjung ke kantor pusat Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Xinhua]

#indonesiaswasembada

Presiden Iran: Sia-Sia Tekanan Ekonomi AS

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:57 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Hormuz Tetap Ditutup Jika AS tak Terima Syarat Iran

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:36 WIB

#indonesiaswasembada

Massa Aksi Demo Mulai memadati Di Depan Gedung DPR

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:41 WIB