Syarief Hasan Hadiri Kuliah Umum UNM

Kamis, 17 Februari 2022 | 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syarief Hasan. Foto: mpr.go.id

Syarief Hasan. Foto: mpr.go.id

Laporan: Nara J Afkar
MAKASAR – Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) pada Rabu, 16 Februari 2022, berkumpul di Ballroom Theatre, Menara Pinisi, Kampus UNM, Makassar, Sulawesi Selatan. Kehadiran mahasiswa dari jenjang S1, Program Magister, dan Program Doktor di auditorium dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat itu untuk mengikuti ‘Kuliah Umum Memperkukuh Karakter Kebangsaan Generasi Milenial Menuju Indonesia Emas 2045’.

Di tengah ratusan mahasiswa, Wakil Ketua MPR Dr. H. Syarief Hasan MM., MBA., Rektor UNM Prof. Dr. H Husain Syam MTP., IPU Asean.Eng., para wakil rektor, ketua Biro dan lembaga, serta dosen dari berbagai jurusan.

Dikatakan oleh Husain Syam, kuliah umum yang digelar pagi itu merupakan proses yang berjalan setiap saat di UNM. “Kami mengundang berbagai tokoh, kalangan proffesional, cendekiawan, dan ilmuwan untuk ‘sharing’, berbagi, wawasan dan ilmu pengetahuan”, ujarnya. Diharapnya tokoh, kalangan proffesional, cendekiawan, dan ilmuwan yang hadir dalam forum tersebut mampu memberi inspirasi tidak hanya kepada mahasiswa namun juga kepada dosen dan masyarakat. “Kami juga berharap dapat melakukan kerja sama”, tuturnya.

Dalam pemaparan kuliah umum, narasumber yang ada memaparkan berbagai kondisi keadaan bangsa ini, mulai dari soal ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan, serta masalah lainya. Tak hanya itu berbagai peluang dan tantangan bangsa diungkapkan.

Baca Juga:  Lestari Moerdijat: Butuh Komitmen Bersama Wujudkan Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini

Menanggapi kuliah umum itu, Syarief Hasan dengan bersemangat mengatakan paparan yang disampaikan mendapat respon positif dari para mahasiswa dan dosen. “Terlihat saat forum tanya jawab, peserta antusias bertanya”, ujar politisi dari Partai Demokrat itu. Diakui dan dilihat, peserta yang terdiri dari mahasiswa S1, Program Magister, dan Program Doktor sangat antusias mengikuti. “Mulai dari awal hingga akhir acara, ballroom tetap penuh”, papar pria asal Sulawesi Selatan itu. Dari semua yang ada, Syarief Hasan mengakui bahwa kuliah umum yang digelar mampu memberi nilai lebih dan tambah bagi civitas akademika UNM. “Indikasinya banyak sekali pertanyaan yang substantif terkait Indonesia 2045”, tuturnya.

Tema yang diangkat dalam kuliah umum menurut Menteri Koperasi dan UMKM di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sangat tepat dan bagus. Tema yang ada menggugah dan mengingatkan generasi muda tentang apa yang terjadi dan harus dilakukan dalam menyambut tahun 2045, Indonesia Emas. “Tema yang ada sangat merangsang anak-anak muda untuk berpikir kritis guna mempersiapkan dan menyambut tahun-tahun yang akan datang”, paparnya. “Dengan tema tersebut, membuat anak-anak muda di Sulawesi Selatan khususnya menjadi siap dan betul-betul mempersiapkan diri menghadapi tahun 2045”, tuturnya. “Mereka menjadi tergerak”, tambahnya.

Baca Juga:  Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi

Sukses memberi semangat dan inspirasi kepada civitas akademika di UNM membuat Syarief Hasan berharap kegiatan seperti itu perlu dilakukan di kampus-kampus yang ada di Indonesia. “Mudah-mudahan menjadi program rutin”, harapnya. Dikatakan dalam setiap pertemuan, kuliah umum, juga ditanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat dan generasi muda. “Lihat saja temanya di UNM ini, ada kalimat memperkokoh karakter kebangsaan”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam acara itu narasumber selalu menyampaikan pesan bahwa bangsa Indonesia harus menjaga dan merawat persatuan. Untuk menuju ke sana, menurut Syarief Hasan, narasumber berharap agar di antara kita jangan sampai ada yang membikin hoax. “Hoax selain bisa membuat disintegrasi bangsa juga membunuh karakter seseorang”, tuturnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan
HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji
Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi
Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang Wakili Riau ke Grand Final LCC Empat Pilar MPR 2026
Berduka, Prajurit TNI di Lebanon Kembali Gugur, HNW Minta PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel
Tumbuhkan Semangat Kebangsaan, Seleksi LCC Empat Pilar MPR 2026 di Riau Resmi Digelar
Lestari Moerdijat: Butuh Komitmen Bersama Wujudkan Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini
Utut Adianto Tegaskan RI Tetap Bebas Aktif di Tengah Dinamika Global

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:24 WIB

Lestari Moerdijat: Hasil Riset Harus Tingkatkan Kesejahteraan

Rabu, 29 April 2026 - 16:46 WIB

HNW Berikan Award untuk Pegiat Lingkungan hingga Guru Ngaji

Rabu, 29 April 2026 - 16:42 WIB

Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi

Senin, 27 April 2026 - 06:57 WIB

Sekolah Kalam Kudus Selatpanjang Wakili Riau ke Grand Final LCC Empat Pilar MPR 2026

Senin, 27 April 2026 - 06:54 WIB

Berduka, Prajurit TNI di Lebanon Kembali Gugur, HNW Minta PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Wapres Puji Gubernur Lampung soal Pendidikan Vokasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Prabowo-Gibran Ingin Pesisir Jadi Kawasan Modern Produktif

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:49 WIB

#indonesiaswasembada

Main Hp Saat Bermotor, “Brak” Nurlinawati Hutasuhut pun Berpulang

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:59 WIB