Sudah Ada Kesepakatan Damai, MWC NU Rajabasa Sayangkan Ketua RT di Proses Hukum dan Ditahan

Senin, 20 Maret 2023 | 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vina

Bandar Lampung – Majelis Wilayah Cabang Nadhatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Rajabasa, menyayangkan proses hukum Ketua RT 12, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Wawan Kurniawan yang saat ini menjadi tersangka dan ditahan dalam kasus dugaan aksi pembubaran jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) pada Minggu, (19/02/2023) Lalu.

Hal itu disampaikan Gus Feri Fadlan, Sekretaris MWC NU Rajabasa, yang juga tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.

Gus Feri beralasan adanya kesepakatan damai yang telah ditandatangani dan diketahui semua pihak adalah cara terbaik menyelesaikan melalui musyawarah dan demi menjaga kerukunan antar umat dan masyarakat.

“Sudah ada kesepakatan damai (Pihak Gereja dan Ketua RT 12), isinya saling memaafkan dan tidak menuntut baik perdata maupun pidana di jalur hukum, tempatnya damainya juga jelas dikantor kelurahan, itu diketahui dan ditandatangani Kesbangpol Kota, FKUB Kota, Babinkamtimbas, Babinsa, KUA, Lurah, Hingga Kepala Lingkungan,” kata Feri, Minggu (19/3/2023).

Baca Juga:  Aspirasi Buruh dan Ojol, Ibas Kawal Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial

Gus Feri menyarankan sebaiknya semua pihak menjadikan kesepakatan perdamaian menjadi dasar menyelesaikan sehingga persoalan ini benar-benar selesai dan kejadian tokoh masyarakat mencabut izin tidak perlu terjadi.

“Sebaiknya musyawarah mufakat cara pengambilan keputusan terbaik benar-benar bisa dilaksanakan, ini untuk memastikan kerukunan antar umat dan masyarakat, apalagi dalam kesepakatan itu pihak masyarakat (Ketua RT 12) diberikan waktu 1×24 jam untuk memberikan izin sementara, dan itu tuntas, tidak ada wanprestasi, ketika proses hukum ini ternyata berjalan, akhirnya masyarakat kembali mencabut izinnya, dan persoalan ini tidak kunjung selesai, musyawarah adalah jalan terbaik menempuh win-win solution,” jelasnya.

Gus Feri juga menegaskan meskipun cara yang dilakukan Ketua RT 12 tidak bisa dibenarkan, ada hubungan sebab akibat sebelumnya yang harusnya dijadikan pertimbangan, karena persoalan ini sudah terjadi dari tahun 2014 dan ada kesepakatan di tahun 2016 yang ditandatangani semua pihak.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan

“Ada hubungan sebab akibat yang harus jadi pertimbangan juga, jadi solusinya Gereja izinnya diberikan, perdamaian melalui musyawarah dilaksanakan, saling memaafkan, tidak ada catatan dan saling rukun dan guyub,” tambahnya.

Gus Feri juga mengatakan, pihaknya bukan hanya melihat dari sisi kesepakatan perdamaian saja, melainkan juga dari sisi kemanusiaan.

“Kasih sayang Yang Maha Kuasa itu lebih luas, lebih besar dan lebih cepat dari amarahNya, ayo bersama kita terapkan dalam kejadian ini, meski cara Ketua RT Wawan tidak bisa dibenarkan, ia dikenal dekat dan baik dengan warga, ia juga memiliki istri dan tiga orang anak yang masih kecil, ia melaksanakan amanah kesepakatan sebelumnya meski caranya tidak dibenarkan, sebagai hamba yang taat ibadah, ayo kita terapkan bahwa kasih sayang kita melebihi apapun dalam kejadian ini,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan
Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T
Kejaksaan Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka
Pencopotan, Penggeledahan Kantor BGN tak Terlepas Banyaknya Proyek Janggal
IKPA Sempurna, Polres Mesuji Terima Dua Penghargaan
Dasco : Kita Serahkan Ke Kejagung Terkait Penggeledahan Kantor BGN
Dinilai Berhasil Bangun JMSI Sumut, Anto Genk Didorong Maju sebagai Ketua PWI
Demokrasi Pancasila dan Kedaulatan Ekonomi, Khozin Minta Kebijakan Tak Sekadar Wacana

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:54 WIB

Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:34 WIB

Kejaksaan Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:05 WIB

Pencopotan, Penggeledahan Kantor BGN tak Terlepas Banyaknya Proyek Janggal

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:03 WIB

IKPA Sempurna, Polres Mesuji Terima Dua Penghargaan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kerugian Negara Kasus MBG Capai Angka Rp 4 T

Rabu, 3 Jun 2026 - 21:54 WIB

#indonesiaswasembada

Kejaksaan Tetapkan Mantan Kepala BGN Tersangka

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:34 WIB

#indonesiaswasembada

IKPA Sempurna, Polres Mesuji Terima Dua Penghargaan

Rabu, 3 Jun 2026 - 17:03 WIB