STIN Diminta Wujudkan World Class Intelligence College

Sabtu, 5 Februari 2022 | 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Heri S
JAWA BARAT-Sekolah Tinggi Intelejen Negara (STIN) diminta menjadi perguruan tinggi intelijen bertaraf internasional (World Class Intelligence College), yang mempunyai keunggulan dan kewibawaan dalam mendukung terwujudnya keamanan nasional.

“Kunjungan Kami ke STIN bermaksud ingin mendalami sekaligus melakukan pengawasan terhadap beberapa hal, salah satunya implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi terhadap perkembangan dunia intelijen,” ungkap Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI meninja Kampus STIN, di Bogor, Jawa Barat (3/2).

Baca Juga:  Gunung Anak Krakatau 13 Kali Letusan, Siaga

Hal tersebut, lanjut Anton, sesuai dengan amanat Undang-Undang MD3 (MPR RI, DPR RI, DPD RI, dan DPRD) terkait fungsi pengawasan DPR RI. Dari penjelasan Sestama BIN Komjen. Pol Bambang Sunarwibowo dan paparan Gubernur STIN Laksamana Muda TNI Ivan Yulivan, Komisi I DPR RI mengapresiasi upaya BIN dan STIN dalam rangka mewujudkan STIN menjadi perguruan tinggi intelijen bertaraf internasional.

Baca Juga:  DPR Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Kejahatan Pasar Modal

“Apa saja upaya tersebut, tentu tidak bisa kami sebutkan di sini (bersifat kerahasiaan). Namun yang pasti kami meyakini bahwa upaya tersebut sangat baik untuk mewujudkan STIN menjadi perguruan tinggi intelijen bertaraf internasional. Hal tersebut tentu harus kita apresiasi,”pungkas politisi Partai Demokrat itu.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal
PM Italia: Belanja Keamanan Penting
Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 13:19 WIB

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Berita Terbaru

Hossein Mohebbi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 Nov 2026 - 13:19 WIB

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB