Staf Ahli Kusuma Anakori Buka Musrenbangcam Rebang Tangkas 

Selasa, 10 Februari 2026 | 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAYKANAN- Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kusuma Anakori, S.E., M.AP.,  membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Rebang Tangkas yang digelar di Aula Kecamatan Rebang Tangkas, Selasa (10/02/2026). dengan dihadiri Unsur Forkopimcam dan Aparatur Kampung slKecamatn setempat.

Dalam sambutannya, Anakori menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan forum strategis untuk menyepakati usulan prioritas pembangunan yang selaras dengan visi daerah. Untuk Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengusung tema “Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Penguatan Ekonomi Lokal yang Didukung Konektivitas Infrastruktur dan Layanan Dasar Berkelanjutan.”

Kusuma Anakori menjelaskan,  lima prioritas pembangunan yang menjadi pedoman bersama, yakni peningkatan kualitas SDM melalui pemerataan pendidikan dan kesehatan serta percepatan penurunan stunting; penguatan ekonomi berbasis potensi lokal melalui hilirisasi pertanian dan pemberdayaan UMKM; peningkatan konektivitas infrastruktur dan layanan dasar; penguatan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik berbasis digital hingga tingkat kampung; serta pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan dengan memperhatikan mitigasi bencana.

Baca Juga:  51 Peserta Jamnas Way Kanan Dilepas

Kusuma Anakori juga mengapresiasi Capaian pembangunan Kecamatan Rebang Tangkas Berdasarkan data Indeks Desa (ID) Tahun 2025, rata-rata nilai Indeks Desa mencapai 81,40, jauh melampaui rata-rata kabupaten sebesar 77,67, dan dari 11 kampung, 9 kampung berstatus Mandiri, 1 kampung Maju, dan tersisa 1 kampung Berkembang. Capaian tertinggi diraih Kampung Beringin Jaya dengan skor 87,50, disusul Kampung Tiga dengan skor 84,26.

Baca Juga:  Tari "Badindin" PAUD Flamboyan Meriahkan HUT RI Ke-81 

Pada kesempatan tersebut, Asisten juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya antisipasi bencana hidrometeorologi. Ia meminta camat dan seluruh kepala kampung untuk menggerakkan aparatur dan masyarakat melakukan normalisasi saluran drainase serta memastikan fungsi embung desa berjalan optimal guna mengurangi risiko banjir dan melindungi aset warga. Selain itu, gerakan penghijauan di area kritis perlu digalakkan sebagai bentuk komitmen menghadapi perubahan iklim.

“Pembangunan ekonomi harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Kita tidak boleh mengorbankan keberlanjutan demi kepentingan jangka pendek,” pungkasnya.


Penulis : Romy


Editor : Desty


Sumber Berita : Way Kanan

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Dukung Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Tandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat
Raperda Inisiatif DPRD Lampung Mulai Dibahas, Sasar Berbagai Sektor Strategis
Pemprov Lampung Ajukan Dua Raperda, Tarif RS dan Penguatan Inovasi
Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 12:35 WIB

Dukung Penataan Anak Usaha BUMN, HKA dan TBKA Tandatangani Perjanjian Penggabungan Bersyarat

Rabu, 9 September 2026 - 12:33 WIB

Raperda Inisiatif DPRD Lampung Mulai Dibahas, Sasar Berbagai Sektor Strategis

Rabu, 9 September 2026 - 12:26 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Dua Raperda, Tarif RS dan Penguatan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Ajukan Dua Raperda, Tarif RS dan Penguatan Inovasi

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:26 WIB

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB