Serapan BLT-BBM Kloter Pertama Lampura Capai 98 Persen

Senin, 19 September 2022 | 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Pasca naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) belum lama ini, Pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bergerak cepat dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT-BBM) terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten setempat.

Kepala Dinas Sosial Lampura, Eka Dharma Tohir melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial, Firmansyah membeberkan capaian serapan pada kloter pertama pendistribusian bantuan tersebut. Menurutnya saat ini capaian Pemkab Lampura telah menembus di angka 98 persen atau sebanyak 60 ribu dari jumlah keseluruhan 66,05 ribu KPM yang terdampak.

Baca Juga:  Zona Integritas; Birokrasi ya Melayani

“Dari total Rp500 ribu itu, senilai Rp300 ribu merupakan bantuan untuk dua bulan (September-Oktober) atas kenaikan BBM kemarin. Kemudian senilai Rp200 ribu adalah bantuan BPNT yang dibagikan secara langsung melalui kantor pos tersebar,” terang Firmansyah kepada Lintas Lampung, Senin, (19/09) malam.

Untuk penyaluran kloter kedua, lanjutnya, akan ada tambahan KPM yang akan menerima BLT-BBM pada periode November-Desember mendatang. Tambahan KPM tersebut jika dirinci mencapai angka 7,768 ribu penerima dengan jumlah keseluruhan nantinya menembus diangka 73,818 ribu KPM dengan pendistribusiannya tetap melalui PT. Pos Indonesia (Persero).

Baca Juga:  Dugaan Kegiatan Fiktif Disparbud Lampung Utara Mencuat, Oknum Kasubbag Disebut Kuasai Pengelolaan Anggaran

“Pada intinya, bantuan tersebut diberikan untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak atas kebijakan pemerintah atas naiknya harga BBM yang mempengaruhi harga kebutuhan pokok sehari-hari,” tandasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang
HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim
HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris
HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup
Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 
HAJI 2026: Awas Kesemrawutan di ARMUZNA!
Ketukan Hati Nurani Bupati Egi Luluhkan PTPN, Redam Jerat Hukum Mbah Mujiran Lewat Jalur Damai
Dipuji Langsung Menko Zulhas, Strategi 0 Rupiah APBD Bupati Egi di IDS Sumatra 2026 Jadi Sorotan Nasional

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Ambulans, Alkes di Makkah dan Madinah Sudah Usang

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:07 WIB

Tenaga Kesehatan Makkah Perlu Ditambah

#indonesiaswasembada

HAJI 2026-Tenaga Kesehatan di Makkah Minim

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kerja Panitia Haji Harus Lebih Baij

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Jamaah Hilang, Kemudian Meninggal, Miris

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:48 WIB

Puncak Haji Dekat, Waspada

#indonesiaswasembada

HAJI 2026: Puncak Kian Dekat, Akses Jalan Mulai Ditutup

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:43 WIB

Ning Chusnunia

#indonesiaswasembada

Ning Chusnunia: Pariwasata Harus Sustainable Tourism 

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:34 WIB