Sekolah Rakyat Kota Baru Disiapkan Jadi Pusat Pendidikan Terpadu di Lampung

Rabu, 29 April 2026 | 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN: Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, melakukan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan fasilitas pendukung Program Strategis Nasional (PSN) di kawasan Kota Baru, Rabu (29/04/2026).

Peninjauan ini difokuskan pada pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung yang diproyeksikan menjadi pusat pendidikan terpadu di kawasan tersebut. Dalam kunjungannya, Sekdaprov menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk mengawal agar proyek ini rampung tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kita ingin memastikan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat ini sesuai dengan jadwal. Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Sosial dan Dinas Pekerjaan Umum, dengan pengawasan ketat dari Pemerintah Pusat, terus memonitor perkembangannya,” ujar Sekdaprov.

Lebih lanjut, Sekdaprov menjelaskan bahwa fokus peninjauan tidak hanya pada bangunan utama, tetapi juga kesiapan infrastruktur penunjang di sekitarnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan

“Ketika pengerjaan fisik selesai, Pemerintah Pusat akan melakukan kunjungan. Kita pastikan kesiapan pendukungnya seperti infrastruktur jalan, penerangan (lampu), pengelolaan sampah, dan fasilitas lainnya sudah siap seratus persen,” tambahnya.

Berdasarkan data progres fisik, saat ini pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai angka 38%. Target besar ditetapkan pada awal Mei 2026 di mana progres diharapkan menyentuh angka 50%, hingga akhirnya mencapai 100%pada minggu ketiga Juni 2026.

“Mudah-mudahan pada minggu ketiga Juni sudah bisa dioperasionalkan. Setelah itu, kita akan masuk ke tahap penerimaan siswa baru, karena proses belajar mengajar ditargetkan dimulai pada awal Juli mendatang,” jelas Sekdaprov.

Baca Juga:  Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Dalam paparan yang disampaikan oleh Direktur Lapangan Sekolah Rakyat, Adi, proyek ini didanai oleh Kementerian PUPR, Proyek yang dikerjakan oleh KSO PT Brantas Abipraya (Persero) – PT Sumber Bangun Sentosa ini mencakup area lahan seluas 95.478 m^2.

Fasilitas yang tersedia di kompleks ini nantinya sangat lengkap, mencakup Gedung Serba Guna, Masjid, Guest House, Asrama Putra dan Putri (SD, SMP, SMA), Kantin, hingga sarana olahraga seperti Lapangan Atletik dan Lapangan Basket.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap hadirnya Sekolah Rakyat di Kota Baru ini dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan dan menjadi motor penggerak aktivitas di kawasan pusat pemerintahan baru tersebut. []


Penulis : Anis


Editor : Desty

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara
Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!
Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela
Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026
Gubernur Jatim Bersama JMSI Jatim Bahas Penguatan Media Berkualitas
Warga Ramaikan Color Run HUT ke-344 Bandar Lampung
Kejari Lamtim Geledah Rumah Mantan Wabup Lamsel Terkait Korupsi Tambang Pasir

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:06 WIB

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:02 WIB

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:01 WIB

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:59 WIB

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 19:39 WIB

UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Bandar Lampung Resmi Membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

#indonesiaswasembada

Blackout Listrik Jawa-Bali; Bahlil: Capek Sinkronisasi Pemenuhan Batubara

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:06 WIB

#indonesiaswasembada

Pemerintah Jangan Asal Tetapkan Kawasan Hutan Lindung!

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:02 WIB

#indonesiaswasembada

Film Lokal Jadi Hantu, Drazin Merajalela

Selasa, 23 Jun 2026 - 08:01 WIB

#indonesiaswasembada

Puan: Pemadaman Bergilir Rugikan Rakyat

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:59 WIB