SDN 17 Way Serdang Gelar Pesantren Kilat

Rabu, 13 April 2022 | 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Nara J Afkar

MESUJI – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan penuh hikmah dan bulan penuh pengampunan. Oleh karena itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT, salah satunya melalui kegiatan pesantren kilat di bulan Ramadhan yang dilakukan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Sukari S.Pd selaku Kepala Sekolah mengatakan, kegiatan pesantren kilat ini bertujuan untuk kembali mereview pelajaran – pelajaran yang sudah pernah diberikan oleh sekolah dan lebih kepada kegiatan Ramadhan, agar siswa – siswi ini bisa memahami arti puasa yang baik dan benar dalam menjalankan ibadah – ibadah yang ada di bulan Ramadhan.

Baca Juga:  Sambut HUT RI Ke-81, Kapolres Mesuji Bagikan Bendera Merah Putih Untuk Warga dan Pengguna Jalan

“Adapun tujuan kita mengadakan pesantren kilat ini agar siswa – siswi kita bisa menjalankan ibadah puasa dan menjalankan kegiatan Ramadhan didalamnya dengan baik dan benar yang sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW,” ucap Sukari, Selasa (12/04).

Selain itu, kata Sukari, kegiatan pesantren kilat ini bertujuan untuk mengagungkan bulan suci, memperdalam ilmu agama Islam.

“Dengan mengadakan kegiatan ini, agar meningkatkan pengetahuan siswa – siswi tentang pentingnya puasa Ramadhan. Serta mengedukasi para siswa-siswi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan lebih memperbanyak ibadah sejak usia dini,”paparnya.

Adapun peserta pesantren kilat ini tidak hanya diikuti oleh siswa-siswi, melainkan seluruh dewan guru di SDN 17 Way Serdang, serta di hadiri Ustad Muntoyib yang juga guru bidang studi Pendidikan Agama Islam dan dibantu oleh dewan guru yang lainya.

Baca Juga:  Indonesia Raih 9 Emas

Terpisah, Agung Subandara, selaku Sekretaris Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mesuji sangat mendukung penuh kegiatan pesantren kilat yang digelar di sekolah – sekolah yang digelar selama bulan Ramadhan 1443 H/2022.

“Kegiatan pesantren kilat ini mampu memberikan pemahaman dan pelajaran agama kepada siswa secara lebih mendalam. Dan pesantren kilat ini menjadi langkah nyata dalam upaya mendidik anak sejak dini tentang agama di ruang lingkup Dinas Pendidikan Pemkab Mesuji,” kata Agung Subandara.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar
Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB
Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA
BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege
Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok
Kapolda: Terimakasih Masyarakat Lampung
CEO Bhayangkara: Tim Bertalenta, Siap Raih 3 Besar
Launching Jersey, Gubernur Mirza Pasang Target 3 Besar

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:35 WIB

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:40 WIB

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:33 WIB

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:51 WIB

BADKO HMI Malut Desak Penghentian Operasi PT SWM dan Penyelamatan Hutan Adat Desa Dege

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Berita Terbaru

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 8 Agustus 2024 lalu (Xin)

#indonesiaswasembada

Konservasi Gajah ala Kenya, Ada 26 Tim Anti Perburuan Liar

Minggu, 30 Agu 2026 - 08:35 WIB

Ketua Panitia Muktamar ke-35, KH. Abdurrozaq Sholeh

#indonesiaswasembada

Gus Rozaq: RI 1 Tutup Muktamar NU Pukul 10 WIB

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:40 WIB

Prof. Mohammad Nuh

#indonesiaswasembada

Muktamar NU Pilih Mekanisme AHWA

Minggu, 30 Agu 2026 - 05:33 WIB

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 28 Agustus 2026 ini menunjukkan pemandangan area di sekitar danau bendungan alami yang terbentuk usai tanah longsor di hulu Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Ini Cerita Duka Longsor Nepal-Tiongkok

Sabtu, 29 Agu 2026 - 23:14 WIB