Samsudin Hadiri Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air UNILA 2025, Sekaligus Penyerahan “Anugerah Be Strong” kepada 62 Pemenang

Kamis, 16 Januari 2025 | 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Penjabat Gubernur Lampung Samsudin menghadiri acara Festival Kebudayaan dan Cinta Tanah Air Universitas Lampung 2025, yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Universitas Lampung, Bandar Lampung, Kamis (16/1/2025).

Pada acara itu, juga diserahkan secara simbolis “Anugerah Be Strong” kepada 62 pemenang.

Penyelenggara Festival juga menghadirkan sejumlah keynote speaker, diantaranya Direktur Sejarah dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Prof. Dr. Agus Mulyana.

Pj. Gubernur Samsudin mengatakan kebudayaan Lampung menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kemajuan pembangunan Provinsi Lampung.

Menurutnya, acara ini juga bukan hanya sebuah perayaan budaya, tetapi juga wujud nyata dari komitmen menambah nilai-nilai cinta tanah air terhadap dan setiap generasi muda.

Banyak provinsi di Indonesia yang maju dengan tidak memisahkan budayanya, tapi justru maju dan bersatu dengan budaya. Seperti Bali yang dikenal dengan budayanya. Juga NTB, dan Provinsi lainnya.

“Provinsi Lampung tentunya kita mesti bersama-sama budaya dengan adat istiadat yang kita miliki, agar supaya pembangunan di Provinsi Lampung tidak terpisahkan dari budaya yang ada di Provinsi Lampung, sehingga budaya itu adalah bagian yang tidak terpisahkan didalam pembangunan Provinsi Lampung ini,” ujar Samsudin.

Baca Juga:  Bupati Ayu, Irup Peringatan Sumpah Pemuda Way KananĀ 

Samsudin menjelaskan bahwa sebagai bangsa yang kaya akan keragaman budaya, Indonesia memiliki kekuatan luar biasa yang terletak pada keberagaman. Budaya bukan hanya warisan leluhur, tetapi juga identitas yang harus dijaga dan dikembangkan.

“Dalam konteks Provinsi Lampung, kita memiliki kekayaan budaya lokal seperti siger, tapis, nyeruit, dan berbagai seni tradisional lainnya yang mencerminkan karakter masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai yang inklusif dan penuh toleransi,” ujarnya.

Melalui festival ini, dirinya melihat semangat yang luar biasa dari mahasiswa Universitas Lampung untuk menghidupkan budaya, mempererat persatuan, dan menunjukkan kecintaan terhadap tanah air.
“Generasi muda seperti kalianlah yang akan melanjutkan tonggak perjuangan bangsa, mengembangkan budaya lokal, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Di tengah tantangan globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, kita sering kali dihadapkan pada ancaman kehilangan identitas budaya.

“Oleh karena itu, festival seperti ini menjadi sangat penting sebagai media edukasi dan pelestarian budaya. Selain itu, nilai-nilai cinta tanah air yang disampaikan melalui kegiatan ini juga menjadi landasan bagi kita untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan, termasuk memperkokoh persatuan di tengah keberagaman,” tambahnya.

Baca Juga:  Demo 28 Oktober , KSPI Ingatkan Buruh Hindari Kerusuhan

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menyampaikan bahwa acara ini juga mencerminkan peran penting generasi muda sebagai pelaku utama dalam melanjutkan estafet kebudayaan bangsa Indonesia di tengah tantangan global.

Universitas Lampung berkomitmen untuk menjadi pusat pengembangan dan pelestarian budaya lokal, baik melalui integrasi dalam kurikulum pendidikan tinggi maupun penelitian kebudayaan yang berkelanjutan.

Lusmeilia juga ingin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.
“Selamat menikmati rangkaian kegiatan, dan mari bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan ini juga turut dihadiri Anggota DPD RI Bustami Zainudin, jajaran Forkopimda Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung atau yang mewakili, dan tamu undangan lainnya.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rohmi Yuhani’ah Tawarkan Konsep Ekokonstruktivisme dalam Mengembangkan Perilaku Sosial
Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial
Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal
PM Italia: Belanja Keamanan Penting
Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil
Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 21:06 WIB

Rohmi Yuhani’ah Tawarkan Konsep Ekokonstruktivisme dalam Mengembangkan Perilaku Sosial

Minggu, 8 November 2026 - 16:02 WIB

Sekretaris JMSI Lampung Ingatkan Mahasiswa Jaga Idealisme dan Kepekaan Sosial

Minggu, 8 November 2026 - 13:19 WIB

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 November 2026 - 12:34 WIB

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 November 2026 - 09:36 WIB

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Berita Terbaru

Hossein Mohebbi, juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 September 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Siap Hadapi AS, Iran: Sedang Tingkatkan Jangkauan Rudal

Minggu, 8 Nov 2026 - 13:19 WIB

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berbicara dalam sebuah konferensi pers di Roma, Italia, pada 9 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

PM Italia: Belanja Keamanan Penting

Minggu, 8 Nov 2026 - 12:34 WIB

Bandar Lampung

Hanan Rozak: Golkar Solid di Bawah Bahlil

Minggu, 8 Nov 2026 - 09:36 WIB