Samsudin dan Dirut Perum Damri Setia N, Luncurkan 26 Bus Damri Baru

Rabu, 7 Agustus 2024 | 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDARLAMPUNG – Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan Dirut Perum Damri Setia N. Milatia Moemin meluncurkan 26 bus Damri baru dan meresmikan Fasilitas Ruang Tunggu Damri Stasiun Tanjung Karang, di Stasiun Tanjung Karang, Bandar Lampung, Selasa (6/8/2024).

Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita peresmian ruang tunggu, lalu dilakukan pemecahan kendi dan peninjauan bus.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Pj. Gubernur Samsudin mengapresiasi atas penambahan pelayanan 26 unit bus baru PT. Damri untuk dioperasionalkan di rute Lampung dengan berbagai jurusan.

“Selamat atas launching ruang tunggu baru dan 26 unit bus Damri. Semoga lancar dan sukses untuk operasional Damri. Saya mendukung penuh Damri. Semoga Damri semakin banyak kontribusinya untuk Lampung,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.

Samsudin menuturkan ke depan perlu adanya angkutan Damri khusus, yakni Damri wisata. Hal ini sebagai upaya dalam menarik, meningkatkan, dan memudahkan wisatawan ke Lampung.

Baca Juga:  Lampung Catat Inflasi Terendah pada Januari 2026

Selain itu, Pj. Gubernur Samsudin juga menginginkan Damri turut mendukung pembangunan kembali kota Baru melalui rute bus menuju Kota Baru.
“Saya ingin Damri memiliki rute menuju Kota Baru,” ujar Pj. Gubernur Samsudin.

Pada kesempatan itu, Pj. Gubernur Samsudin menyampaikan singkatan dari DAMRI yakni Dreaming, Akselerasi, Mapping, Reform, Integrating.

Pertama, Dreaming. Damri harus memiliki mimpi untuk melayani sebaik mungkin.
Akselerasi, Damri harus menjadi pusat moda percepatan pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, Mapping. harapannya Damri memiliki rute ke tempat wisata dan ke Kota Baru, serta Mapping baru lainnya, khususnya untuk mengembangkan Provinsi Lampung.

Reform, yakni membangun paradigma baru untuk Damri, melakukan perubahan menjadi lebih baik.

Serta, Integrating, bagaimana Damri itu bisa menghubungkan semua moda transportasi yang ada.

Baca Juga:  Gabung di BoP, Teguh: Prabowo Tak Beri Cek Kosong

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Perum Damri Setia N. Milatia Moemin menyampaikan bahwa penambahan armada dan peresmian ruang tunggu ini sebagai langkah inovasi dan pengembangan untuk menjamin kenyamanan penumpang.

Adapun penambahan 26 armada baru ini dilakukan bertahap sejak April 2024 yang terdiri dari 14 bus Royale Class dan 12 Eksekutif.

Dengan fasilitas itu, Setia N. Milatia Moemin berharap penumpang dapat merasakan pengalaman perjalanan baru dengan armada Damri.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan animo masyarakat Lampung terhadap Damri. Semoga armada baru ini mendukung aktivitas warga Lampung dalam bepergian,” ujar Setia.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Perang Timur Tengah, Ramadhan dan Tirunnya Imam Mahdi?
Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan
Sambut Tahun Kuda 2026, Plaza Asia Sulap Perkantoran Jadi Episentrum Akulturasi Budaya Tionghoa-Betawi
Terima Kagama Lampung, Gubernur Dorong Penguatan Kolaborasi dan Percepatan Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa
Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS
Ibas Ajak Organisasi Kepemudaan Bersatu, Kreatif dan Aktif Bangun Bangsa
Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Diperpanjang, Ini 31 Program Studi UIN Raden Intan Lampung
UIN RIL Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dalam Entry Meeting Audit BPK RI

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:21 WIB

Perang Timur Tengah, Ramadhan dan Tirunnya Imam Mahdi?

Senin, 2 Maret 2026 - 22:40 WIB

Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan

Senin, 2 Maret 2026 - 22:24 WIB

Sambut Tahun Kuda 2026, Plaza Asia Sulap Perkantoran Jadi Episentrum Akulturasi Budaya Tionghoa-Betawi

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Terima Kagama Lampung, Gubernur Dorong Penguatan Kolaborasi dan Percepatan Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa

Senin, 2 Maret 2026 - 18:59 WIB

Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Perang Timur Tengah, Ramadhan dan Tirunnya Imam Mahdi?

Selasa, 3 Mar 2026 - 10:21 WIB

#indonesiaswasembada

Tahun I Mirza-Jihan Perkuat Fondasi Pembangunan

Senin, 2 Mar 2026 - 22:40 WIB

#indonesiaswasembada

Guru Honorer Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS

Senin, 2 Mar 2026 - 18:59 WIB