Rezeki Nomplok Bengkel Mobil Rumahan Saat Lebaran

Jumat, 12 April 2024 | 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Pilihan mudik menggunakan kendaraan mobil masih menjadi primadona di Lebaran 2024 kali ini. Survei yang dilakukan Harian Kompas, menunjukkan bahwa penggunaan mobil untuk mudik kali ini, baik untuk pribadi maupun sewa, masih diminati meskipun sudah tak lagi di peringkat pertama (di bawah transportasi kereta api dan bus).

Tak ayal, hal itu membuat bisnis bengkel mobil pun menuai rezeki nomplok saban kali adanya potensi pergerakan masyarakat untuk mudik. Tak hanya bengkel dengan brand besar, tapi bengkel rumahan pun juga jadi idola masyarakat. Satu di antaranya bisnis bengkel bernama ‘Fadli Motor’ di daerah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kebetulan bengkel ini adalah langganan salah satu sejak 2020. Bengkel ini berdiri sejak 2019 yang dinahkhodai oleh Bang Harahap – begitu biasa kami memanggil. Pria usia 40an tahun itu, memiliki dua orang staf yang dipekerjakannya sejak lama. Bang Harahap, mengaku pernah menjadi montir di salah satu bengkel besar hingga akhirnya ia memiliki bengkel rumahan sendiri.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Ajak Pemuda Bangun Ekonomi Desa melalui Hilirisasi Komoditas Unggulan

“Ya beginilah kalau lebaran pasti ada saja mobil yang masuk. Padahal ini sudah H-2 lebaran, tapi masih banyak (mobil) yang masuk buat dibenerin,” ujar Harahap kepada di Tambun, Bekasi, Senin (8/4/2024).

ia mengaku akan ikut mudik juga ke kampung halaman istrinya di Surabaya. Ia pun memilih kendaraan mobil pribadi untuk mudik pada H+1 setelah lebaran. “Ya, kira-kira 12 jam perjalanan dari Jakarta. Sama keluarga,” ujarnya.

Baca Juga:  BURT DPR Tinjau Layanan Jamkestama di RSU Bogor Senior Hospital

Di hari normal, mencatat paling banyak per hari hanya menangani dua mobil untuk dilakukan perbaikan. Tapi, di saat mudik seperti saat ini, terlihat terdapat lima mobil yang masih antre dilakukan perbaikan.

“Ya satu-satu dikerjakan. Yang penting, jangan minta buru-buru, kan memang sudah mepet. Kecuali, kalau hanya service ringan,”’jelas Harahap.

Salah satu mengaku mempercayakan mobilnya untuk di-service tiap kali akan mudik, karena selain penanganannya cepat juga harganya yang relatif miring dari bengkel besar. Sebagai contoh, service kendaraan berupa penggantian air radiator dan kuras, penggantian oli, pembersihan filter AC, beserta jasa tak lebih dari Rp500.000. Cukup murah ya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS
30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding
Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo
Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:29 WIB

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 November 2026 - 07:43 WIB

30 Tewas dan 8 Terluka, Pemerintah Yaman dan Houthi Saling Tuding

Minggu, 8 November 2026 - 07:23 WIB

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Berita Terbaru

Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama di Baghdad, Irak, pada 30 Juni 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Irak: Bentuk Komite ‘Akurkan’ Iran-AS

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:29 WIB


Seorang remaja mengikuti pelatihan tinju saat pembukaan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp di Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada 6 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Kamp Tinju di Bawah Jembatan Layang, Positif Broo

Minggu, 8 Nov 2026 - 07:23 WIB

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB