Reuni 5 Tahun KAMI, Prabowo Perlu Diberi Kesempatan

Senin, 18 Agustus 2025 | 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAKARTA — Reuni lima tahun Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diselenggarakan di Hotel Burza, Jogokariyan, Jogjakarta, dihadiri tokoh-tokoh kunci.

Selain Presidium KAMI Jenderal Gatot Nurmantyo, Prof. Din Syamsuddin, dan KH Rochmat Wahab, juga tampak hadir antara lain Rocky Gerung, MS Kaban, Said Didu, Syahganda Nainggolan, Ahmad Yani, Rizal Fadilah, Roy Suryo, Edy Mulyadi, Neno Warisman, Dian Islamiati, Ubaedillah Badrun, Anton Permana, Heru Subeno, Anthony B Budiawan, dan Adhie Massardi.

Dalam sambutannya, Presidium KAMI Din Syamsuddin menguraikan kembali alasan di balik deklarasi KAMI pada 18 Agustus 2020 di Tugu Proklamasi, Jakarta.

“Ketika itu kita menyimpulkan bahwa Indonesia di ambang kehancuran, bahkan ada yang berpendapat Indonesia 2030 akan menjadi failed state yang indikatonya sangat nyata, terutama ketidakadilan distribusi kekayaan nasional,” ujar Din.

Waktu itu, sebutnya, aktivis dan penggagas KAMI sepakat pada penilaian bahwa ketidakadilan tampak nyata di semua bidang, baik bidang sosial politik, sosial ekonomi dan sosial budaya.

Baca Juga:  Kajati Lampung Siap Berkolaborasi dengan Pemprov Lampung

Kini, sambung Din, setelah lima tahun dan hampir satu tahun pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berdasarkan laporan The Economist Intelligence Unit (EIU) 2025 indeks demokrasi Indonesia melorot ke tingkat 59 dari 167 negara dari sebelumnya 67.

Begitu pula kesenjangan yang menganga dan yang kaya semakin kaya. Belum lagi tampak gejala konflik di internal di banyak tempat.

“Maka saya berpendapat bahwa gerakan KAMI untuk menyelamatkan Indonesia masih relevan. Kita berkeyakinan we are at the point of no return, tidak ada titik kembali,” tegasnya.

Namun Din juga mengatakan bahwa KAMI perlu memberi waktu dan kesempatan kepada Prabowo Subianto.

“Saya meyakini watak dan komitmen kebangsaannya cukup kuat. Komitmen kerakyatannya dalam bidang ekonomi yang mengacu pada Pasal 33. Juga secara khusus komitmennya pada Islam dan umat Islam. Itu yang kita saksikan sejak dulu,” sambungnya.

Baca Juga:  KKN Transformatif UIN RIL Dilepas, Ikut Membenahi Bandar Lampung

Mungkin Prabowo sekarang ini tampak sedikit berubah. Tetapi Din masih menaruh harapan.

“Maka perlu kita beri kesempatan, walaupun hampir setahun tidak ada perubahan,” demikian Din.

Hal senada disampaikan Neno Warisman yang kini mendampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebagai Tenaga Ahli Kementerian. Neno menambahkan, bahwa yang paling kenal Prabowo adalah Gatot Nurmantyo, karena keduanya memiliki darah yang sama.

“Hanya pada hari ini berbeda tempatnya saja. Insya Allah ada waktunya untuk Bapak lebih bisa melebarkan kepedulian kita,” sambungnya.

Neno mengatakan, dirinya menghadiri Reuni 5 Tahun KAMI karena tahu pasti bahwa ada hati nurani yang hidup dalam kegiatan ini.

“Di mana ada hati nurani yang hidup, di situ kita harus berada,” demikian Neno. []


Penulis : Heri Suroyo


Editor : Nara J Afkar


Sumber Berita : Yogyakarta, KAMI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum
OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla
Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport
Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik
Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung
KKN UIN Ajak Pelestarian Lingkungan Lewat Tanam Pohon Berbuah
Kebakaran, Sedikitnya 14 Bayi Tewas di Pakistan
SpaceX Rencananya Bangun Peluncuran Satelit Baru Senilai 100 Miliar Dolar AS

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:28 WIB

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:23 WIB

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:46 WIB

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:33 WIB

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kasus Penundaan Transaksi Rekening Botok; Jangan Balik Logika Hukum

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:43 WIB

#indonesiaswasembada

OMC Dilakukan Guna Tekan Karhutla

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:28 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan [lmp]

#indonesiaswasembada

Marindo Minta BumDes jadi Rantai Eksport

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:23 WIB

Pola ASuh Anak di Era Digital UIN RIL [DE]

#indonesiaswasembada

Seminar Pola Asuh Anak di Era Digital di Way Lunik

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:46 WIB

Akuaponik Galon Bekas untuk budidaya Lele dan Kangkung [DE]

#indonesiaswasembada

Galon Bekas untuk Akuaponik,Budidaya Lele dan Kangkung

Rabu, 26 Agu 2026 - 23:33 WIB