BANDARLAMPUNG-2.191 mahasiswa/i Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung resmi dilepas. Guna melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Transformatif 2026.
Didampingi oleh 116 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), ribuan mahasiswa ini diterjunkan di 116 lingkungan yang tersebar di 49 kelurahan dan 8 kecamatan se-Kota Bandar Lampung.
Seremoni pelepasan ini mengusung tema; “Penguatan Kolaborasi Kampus dan Kota Membangun Bandar Lampung yang Berkelanjutan Melalui Penguatan Wilayah Pesisir, Pengembangan Ekowisata Perkotaan, Ekonomi Hijau, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Inklusif.”
Rektor UIN Raden Intan Lampung dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor 1 UIN RIL, Prof. Dr. Andi Thahir, M.A. menegaskan, KKN merupakan proses belajar langsung di laboratorium sosial masyarakat, Tujuannya agar ilmu akademis tidak berhenti sebagai teori semata.
“KKN bukan sekadar memenuhi ketersediaan SKS. Melainkan ruang belajar kehidupan di mana ilmu bertemu dengan realitas. Idealisme bertemu dengan kebutuhan masyarakat. Universitas tidak boleh menjadi ‘menara gading’ yang jauh dari dinamika warga,” tegas Prof. Dr. Andi Thahir, M.A.
Rektor meyakinkan, keberhasilan KKN bukan diukur dari tebalnya laporan. Melainkan seberapa dalam masyarakat dapat merasakan dampak dan manfaat nyata dari program kerja yang dijalankan.
Sementara itu, Walikota Bandarlampung yang diwakili Wilson Faisol, S.E., M.M. selaku Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, secara resmi menerima ribuan mahasiswa UIN RIL tersebut.
Pemkot menilai KKN Transformatif ini sebagai langkah strategis dalam membantu menyelesaikan berbagai isu perkotaan, mulai dari ketahanan lingkungan pesisir hingga pengembangan ekonomi hijau.
“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya menyatakan menerima secara resmi 2.191 mahasiswa KKN Transformatif UIN Raden Intan Lampung Tahun 2026 sebagai mitra pembangunan kota selama pelaksanaan KKN,” ungkap Wilson Faisol, S.E., M.M. saat membacakan sambutan Wali Kota.
Sebagai bentuk dukungan penuh, Pemkot Bandar Lampung telah menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga kepala lingkungan untuk mendampingi, memfasilitasi, dan menyambut hangat para mahasiswa selama satu bulan masa pengabdian berlangsung.[]
Penulis : Romy Agus
Editor : DESTY E
Sumber Berita : BandarLampung

















