Resep Tape Ketan, Manis dan Anti Gagal

Sabtu, 24 Desember 2022 | 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

Laporan : Vini

Tape ketan salah satu jajanan tradisional dari hasil fermentasi. Biasanya, tape ketan dihidangkan sebagai suguhan atau hantaran. Dilansir dari kompas.com, ada cara membuat tape ketan hijau yang manis dan airnya banyak dalam buku “101 Resep Jajan Pasar Tradisional Yang Istimewa” oleh Rika Kusumawati dan Winkanda Satria Putra dari Andi Publisher. Pada resep ini tape dikukus hingga setengah matang kemudian dibungkus dengan daun pisang yang membuat tampilannya semakin khas.

Baca Juga:  British Taekwondo International Open 2026, Indonesia Sabet 4 Medali

Bahan:

  • 1 kilogram beras ketan putih yang berkualitas baik
  • 2 butir ragi tape yang dihaluskan
  • Gula pasir secukupnya
  • Daun pisang secukupnya
  • Tusuk gigi
  • Pewarna makanan

Cara membuat tape ketan:

1. Cuci beras ketan dengan air sampai benar-benar bersih. Cuci bersih beras ketan yang sudah direndam dengan air selama delapan jam.

2. Bilas beras ketan dengan air bersih, kukus beras ketan hingga setengah matang. Angkat dan masukkan ke dalam baskom.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Dukung Pembentukan Desa Sadar HAM, Terintegrasi dengan Program Desaku Maju

3. Tuang sekitar 400 ml air panas yang sudah ditambahkan dengan pewarna makanan. Kukus selama 30 menit atau sampai matang. Angkat dan tumpahkan di atas nampan plastik.

4. Setelah dingin, taburi ragi dan gula pasir. Ambil beberapa sendok makan dan bungkus dalam daun pisang. Tunggu selama tiga hari untuk proses fermentasi.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1
BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak
Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?
Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan
Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional
Muzani : Polemik Final Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Diulang
Polres Mesuji dan Polsek Jajaran Gelar Pengamanan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Al-Masih  
Pasar Murah Minyakita di Kotabumi Diserbu Warga, Disdag Lampung Utara Optimistis Tekan Harga

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:06 WIB

PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:35 WIB

BC Lampung Tidur Siang! Abaikan Perintah Menkeu, Peredaran Rokok Ilegal Marak

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:46 WIB

Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:53 WIB

Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:51 WIB

Kurangi Ketergantungan Impor, HKA Ajak Ekosistem Dorong Asbuton untuk Infrastruktur Nasional

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

PSHP UBL Soroti Kisruh Kredit Macet Petani PTPN 1

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:06 WIB

#indonesiaswasembada

Anggaran TA Rp 16,5 M Gimana Ngakalinnya ya?

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:46 WIB

#indonesiaswasembada

Tim Jibom Brimob Lampung Musnahkan Dua Granat Temuan di Polres Way Kanan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:53 WIB