Rektor UIN RIL Buka Konferensi Internasional Saintek dengan Tiga Bahasa Asing

Sabtu, 8 November 2025 | 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., membuka 1st International Conference on Halal, Science, Technology and Innovation (IC-HaSTI) dengan sambutan yang disampaikan dalam tiga bahasa asing yakni Inggris, Rusia, dan Arab. Momen tersebut menarik perhatian peserta konferensi dan mahasiswa yang hadir di Ballroom UIN Raden Intan Lampung, Rabu (5/11/2025).

Rektor yang merupakan lulusan program doktoral dari St. Petersburg University, Rusia, menyampaikan apresiasi khusus kepada Tomsk State University (TSU) Rusia yang telah lama menjadi mitra akademik UIN Raden Intan Lampung.

“I personally extend my gratitude and the warmest greeting to our friends from TSU, who have supported the establishment of the new Faculty of Science and Technology not only during this year but also from the last year and two last year before,” ucapnya dalam bahasa Inggris, kemudian dilanjutkan dengan bahasa Rusia dan Arab, yang disambut tepuk tangan para peserta.

Penggunaan tiga bahasa dalam sambutan tersebut memperlihatkan karakter internasional dan inklusif UIN Raden Intan Lampung, sekaligus mencerminkan latar belakang akademik Rektor yang kuat di dunia internasional.

Baca Juga:  Gaet 160 Relawan dan Lintas Instansi, KKN 79 UIN RIL & PLDP Gelar Beach Clean Up di Pantai Harnas

Menariknya, semangat multibahasa juga tampak dalam jalannya acara. Pembawa acara IC-HaSTI membawakan seluruh rangkaian kegiatan dengan menggunakan tiga bahasa yaitu Indonesia, Inggris, dan Arab. Hal ini menambah kesan profesional sekaligus memperkuat citra internasional konferensi tersebut.

Dalam pidato pembukaannya, Rektor menegaskan bahwa konferensi ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem halal global yang terintegrasi lintas disiplin.

“Konferensi ini menandai upaya bersama untuk mengembangkan ekosistem halal yang tidak hanya berfokus pada aspek kehalalan, tetapi juga mengintegrasikan bidang data science, sistem informasi, kimia, dan biologi. Integrasi lintas disiplin menjadi kunci dalam menciptakan inovasi berkelanjutan yang bermanfaat bagi masyarakat global,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa industri halal saat ini telah memasuki era baru, tidak hanya mencakup produk makanan, tetapi juga berkembang ke berbagai sektor seperti farmasi, kosmetik, pariwisata, energi, logistik, hingga keuangan syariah.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat rujukan global dalam pengembangan industri halal. Potensi ini akan terwujud jika kita terus memperkuat riset, inovasi, dan kolaborasi internasional seperti yang dilakukan melalui konferensi ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga

Prof. Wan Jamaluddin juga menekankan pentingnya riset ilmiah yang berkelanjutan untuk mendukung produk dan sistem halal. “Masa depan halal akan menuntut integrasi nilai spiritual, sains, teknologi, dan keberlanjutan lingkungan. Karena itu, penelitian yang mendukung sistem halal tidak hanya penting untuk memenuhi standar syariah, tetapi juga memastikan keamanan, etika, dan keberlanjutan kehidupan manusia,” katanya.

Rektor menegaskan semangat internasionalisasi UIN Raden Intan Lampung dan komitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas negara, khususnya dengan TSU Rusia yang telah mendukung pengembangan Fakultas Sains dan Teknologi sejak awal berdirinya.

Konferensi ini diikuti oleh narasumber dari berbagai negara, termasuk Prof. Artyom Rykun (Vice-Rector for International Affairs, Tomsk State University, Rusia), Dr. Acharee Suksuwan, Ph.D. (The Halal Science Center, Chulalongkorn University, Thailand), dan Dr. Yuni Satitiningrum (UIN Raden Intan Lampung).


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB