Puan Sampaikan Pembicaraan Jokowi dan Megawati

Selasa, 21 Juni 2022 | 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menjelaskan isi pembicaraan antara Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di ruang kerja Megawati sebelum pelaksanaan rakernas II 2021 di Gedung Sekolah Partai PDIP, Selasa (21/6).

Puan mengatakan hal itu untuk menjawab pertanyaan ketika ditanya wartawan di sela-sela pelaksanaan rakernas.

Menurut Puan, Mega dan Jokowi berbicara soal bagaimana kedaulatan pangan itu sangat penting.

“Bagaimana kemudian pasca covid ini nantinya seperti apa, bagaimana mengatur jangan sampai kemudian lonjakan, kalau nanti ada kemungkinan varian baru. Karena sekarang sudah muncul varian ba4, ba5 omicron,” kata Puan.

Baca Juga:  Ketua Umum JMSI Minta Polri Usut Dalang Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus

Selain itu, keduanya berbicara tentang bagaimana pentingnya mengantisipasi krisis dunia terkait antisipasi konflik antara Rusia dan Ukraina.

“Jadi ini semua untuk Indonesia Raya untuk bagaimana kita berogotong royong untuk kesejahteraan rakyat, jangan sampai pandemi yang kemarin itu kemudian terulang lagi,” tegas Puan.

Untuk diketahui, sebelum memulai acara pembukaan rakernas PDIP, Presiden Jokowi mengunjungi ruangan kerja Megawati. Di sana, ada Puan Maharani dan Prananda Prabowo. Ada juga Seskab Pramono Anung dan Kepala BIN Budi Gunawan. Menurut Puan Maharani, suasa kekeluargaan memang sangat mewarnai proses rakernas.

Baca Juga:  Polres Mesuji Ringkus AY, DPO Tersangka Curanmor

“Memang suasana itu sangat kekeluargaan dan tadi sebelum acara dimulai sempat bicara santai dan informal di ruang Ibu Ketum yang memang tidak di-setting,” kata Puan. ##

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu
62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi
Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026
Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas
Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029
Merawat Harmoni di Tengah Perbedaan, Pemkab Lampung Selatan Pererat Toleransi Lewat Dharma Santi Umat Hindu
Persyaratan Lengkap Izin Satu Hari Sudah Keluar  
Percepata Pembangunan Infrastruktur Diwilayahnya, Bupati Ayu Kunjungi Kantor Kemenko IPK

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 April 2026 - 09:36 WIB

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB

Indeks Pembangunan Statistik Lampung Naik, Diskominfotik Provinsi Lampung Fokus Perkuat Tata Kelola Statistik Jelang EPSS 2026

Kamis, 9 April 2026 - 21:21 WIB

Urgensi Restorative Justice dan Rehabilitasi untuk Atasi Overkapasitas Lapas

Kamis, 9 April 2026 - 21:18 WIB

Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Kinerja Imigrasi Kotabumi Disorot, Penahanan WNA Melebihi Batas Waktu

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:35 WIB

#indonesiaswasembada

62 Tahun Indonesia-Korut, Perlu Memperluas Cakrawala Kolaborasi

Jumat, 10 Apr 2026 - 09:36 WIB