PTN-BH Tidak Berarti Menswastakan Perguruan Tinggi Negeri

Kamis, 20 Februari 2025 | 01:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menanggapi berbagai keluhan terkait status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Ia menegaskan bahwa meskipun ada kekhawatiran dari sejumlah pihak, pemerintah tetap memberikan dukungan anggaran melalui Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) untuk membantu operasional PTN, baik yang berstatus BLU (Badan Layanan Umum), Satker (Satuan Kerja), maupun PTN-BH.

“Memang ada keluhan terkait PTN-BH, tetapi sejauh ini tidak terlalu signifikan. Bahkan, dalam nomenklatur anggaran, sudah ada alokasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk BOPTN. Bantuan ini akan membantu operasional perguruan tinggi, baik PTN BLU, PTN Satker, maupun PTN-BH,” ujar Lalu Hadrian, di UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (20/2/2025).

Baca Juga:  Charles Honoris: Anggaran MBG 2027 Sisa Rp50 T Jika Tak Ambil Pos Pendidikan

Menurutnya, konsep PTN-BH bertujuan mendorong kemandirian perguruan tinggi, bukan untuk melepaskan tanggung jawab pemerintah. Dengan mekanisme ini, perguruan tinggi memiliki fleksibilitas dalam mengelola keuangan dan akademik guna meningkatkan daya saing. Namun, ia menekankan bahwa kebijakan ini tetap harus disesuaikan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat agar tidak membebani mahasiswa.

“Niatnya bagus, agar perguruan tinggi kita lebih mandiri. Tetapi tentu harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini. Jadi, anggapan bahwa PTN-BH berarti menswastakan perguruan tinggi negeri itu mungkin terlalu jauh. Pada prinsipnya, pemerintah tidak akan lepas tangan terhadap kemajuan PTN maupun PTS,” jelasnya.

Baca Juga:  Lalu Hadrian; Gaji Dan Tunjangan Guru Harus Dinaikkan

Komisi X DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar tetap berpihak pada kepentingan mahasiswa dan dunia pendidikan secara luas. Dengan adanya dukungan BOPTN, diharapkan PTN-BH tetap mampu menjaga kualitas pendidikan tanpa membebani mahasiswa dengan biaya tinggi.
(*)


Penulis : Heri


Editor : Romy


Sumber Berita : DPR RI

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung
Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras
Olah Sampah Plastik Jadi Fasilitas Wisata, KKN 32 UIN RIL Resmikan Karya Ecobrick di Pantai Kunyit
Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban
Wagub Jihan Komit soal Kesetaraan Disabilitas
Mesir dan Kuwait Serukan Iran dan AS ke Meja Perundingan
Mainan “Made in China” Makin Inovatif
Agak Aneh, PM Israel Marahi Warganya yang Serang Warga Palestina
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Tahan Aliran Sampah Sungai, KKN 49 UIN RIL Pasang Trash Barrier di Teluk Betung

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Tingkatkan Kebugaran dan Edukasi Pengendalian Asma, KKN 94 UIN RIL Gelar Senam Asma Bersama RS Bumi Waras

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Olah Sampah Plastik Jadi Fasilitas Wisata, KKN 32 UIN RIL Resmikan Karya Ecobrick di Pantai Kunyit

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Wagub Jihan Komit soal Kesetaraan Disabilitas

Berita Terbaru


Foto yang diabadikan memperlihatkan sebuah perahu di Sungai Nil, Kegubernuran Luxor, Mesir. [Xinhua]

#indonesiaswasembada

Tiongkok dan Mesir: Teladan Dialog Antarperadaban

Minggu, 30 Agu 2026 - 23:10 WIB

Wagub JIhan KOmit soal Kesetaraan Disabilitas

#indonesiaswasembada

Wagub Jihan Komit soal Kesetaraan Disabilitas

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:43 WIB