Prof Wan: UM-PTKIN Hari Pertama Sukses

Selasa, 14 Juni 2022 | 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Fathul M
BANDARLAMPUNG-Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Wan Jamaludin Z PhD mengapresiasi pelaksanaan tes UM-PTKIN melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) secara daring. Menurutnya, tes ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa PTKIN siap beradaptasi dan berinovasi di era digital.

Hal ini disampaikan saat meninjau pelaksanaan tes UM-PTKIN di Lab Komputer ICT, Selasa (14/6). “Kami UIN Raden Intan Lampung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Pimpinan PTKIN dan Panitia Nasional SPAN-UMPTKIN. Tentunya ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan Kementerian Agama,” ujarnya.

Prof Wan mengatakan, atas nama pimpinan dan sivitas akademika UIN siap menyambut kehadiran para mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023. “Kami akan selalu berupaya menampilkan performa untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan sivitas akademika,” imbuhnya.

Baca Juga:  Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader

Tes UM-PTKIN berlangsung selama 3 hari pada 14-17 Juni 2022. Tercatat 3633 peserta melakukan tes di Pantia Lokal UIN Raden Intan Lampung yang terbagi ke dalam 7 sesi.Setiap sesi terbagi ke dalam 30 ruangan. Satu ruang terdapat 20 peserta yang diawasi satu orang pengawas.

Pelaksanaan tes ini juga langsung di monitoring oleh Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, serta para pimpinan Kementerian Agama dan pimpinan PTKIN.

Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Qauilil Qaumas juga mengapresiasi pelaksanaan tes UM-PTKIN ini. Gus Men, sapaan dari Menag ini, juga mengucapkan terima kasih kepada para Rektor dan seluruh panitia dari seluruh PTKIN se-Indonesia.

Baca Juga:  Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

“Inovasi yang dilakukan oleh panitia tentang moderasi beragama dan kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat menarik. Inovasi dari sisi teknologi juga kita apreseasi. Saya memberikan apreseasi terkait dengan ini,” ungkap Gus Men.

Dia mengingatkan Panitia dan para Pimpina PTKIN agar dapat mengembangkan sistem yang sudah ada dan terus berinovasi. “Yang sekarang harus selalu kita tingkatkan ke depan. Karena kita tidak bisa lagi mundur. Perkembangan teknologi tidak bisa kita hindari,” ucapnya saat monitoring dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Menag berharap, proses dan kegiatan ini menjadi salah satu sumbangan kita kepada masyarakat Indonesia untuk melahirkan generasi masa depan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur
Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah
Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu
Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 11:09 WIB

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur

Minggu, 27 September 2026 - 08:50 WIB

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 22:55 WIB

Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Berita Terbaru

Yogi Ketua Jaringan Gusdurian

Berita Utama

GUSDURIAN: Film Ageman, Selaras dengan Pemikiran Gus Dur

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:09 WIB

#indonesiaswasembada

Dany Amrul Ichdan: Lampung Lari Kencang, Saatnya Nilai Tambah Tumbuh di Daerah

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:50 WIB

Nasarudin Eks Napiter

Berita Utama

Nasarudin: Ageman Menghapus Fanatisme Buta Masa Lalu

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:55 WIB

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB