Laporan: Fathul M
BANDARLAMPUNG-Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof Wan Jamaludin Z PhD mengapresiasi pelaksanaan tes UM-PTKIN melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE) secara daring. Menurutnya, tes ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa PTKIN siap beradaptasi dan berinovasi di era digital.
Hal ini disampaikan saat meninjau pelaksanaan tes UM-PTKIN di Lab Komputer ICT, Selasa (14/6). “Kami UIN Raden Intan Lampung menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Pimpinan PTKIN dan Panitia Nasional SPAN-UMPTKIN. Tentunya ini tidak terlepas dari dukungan pimpinan Kementerian Agama,” ujarnya.
Prof Wan mengatakan, atas nama pimpinan dan sivitas akademika UIN siap menyambut kehadiran para mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023. “Kami akan selalu berupaya menampilkan performa untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan sivitas akademika,” imbuhnya.
Tes UM-PTKIN berlangsung selama 3 hari pada 14-17 Juni 2022. Tercatat 3633 peserta melakukan tes di Pantia Lokal UIN Raden Intan Lampung yang terbagi ke dalam 7 sesi.Setiap sesi terbagi ke dalam 30 ruangan. Satu ruang terdapat 20 peserta yang diawasi satu orang pengawas.
Pelaksanaan tes ini juga langsung di monitoring oleh Menteri Agama, Wakil Menteri Agama, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, serta para pimpinan Kementerian Agama dan pimpinan PTKIN.
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Qauilil Qaumas juga mengapresiasi pelaksanaan tes UM-PTKIN ini. Gus Men, sapaan dari Menag ini, juga mengucapkan terima kasih kepada para Rektor dan seluruh panitia dari seluruh PTKIN se-Indonesia.
“Inovasi yang dilakukan oleh panitia tentang moderasi beragama dan kebangsaan merupakan sesuatu yang sangat menarik. Inovasi dari sisi teknologi juga kita apreseasi. Saya memberikan apreseasi terkait dengan ini,” ungkap Gus Men.
Dia mengingatkan Panitia dan para Pimpina PTKIN agar dapat mengembangkan sistem yang sudah ada dan terus berinovasi. “Yang sekarang harus selalu kita tingkatkan ke depan. Karena kita tidak bisa lagi mundur. Perkembangan teknologi tidak bisa kita hindari,” ucapnya saat monitoring dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Menag berharap, proses dan kegiatan ini menjadi salah satu sumbangan kita kepada masyarakat Indonesia untuk melahirkan generasi masa depan.##






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


