Prodi Magister Ekonomi Syariah UIN RIL Raih Akreditasi Unggul

Jumat, 18 Juli 2025 | 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG-) Program Studi (Prodi) Magister Ekonomi Syariah (MES) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung resmi meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Kabar ini disampaikan oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Hj. Heni Noviarita, melalui grup whatsapp UIN pada Kamis (17/7/2025). “Alhamdulillah MES S2 Unggul,” tulisnya singkat yang langsung disambut ucapan selamat dan rasa syukur dari pimpinan, dosen, hingga tenaga kependidikan.

Penetapan akreditasi Unggul ini tercantum dalam Sertifikat Akreditasi LAMEMBA dengan Nomor 2479/DE/A.5/AR.10/VII/2025, berlaku sejak 11 Juli 2025 sampai 11 Juli 2030.

Baca Juga:  PT BTB Perkuat Patroli dan Pemantauan 24 Jam, Cegah Kebakaran di Tol

Rektor Prof. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D mengapresiasi capaian akreditasi unggul tersebut.

“Alhamdulillah, prodi di UIN Raden Intan Lampung baik S1, S2, maupun S3 terus mengalami peningkatan penilaian akreditasi. Ini menjadi salah satu bukti keseriusan kita dalam meningkatkan mutu dan layanan akademik,” ujarnya.

Ia juga terus mengingatkan kepada sivitas akademika untuk tidak terlena dengan capaian yang sudah diraih. Menurutnya, capaian tersebut harus memicu semua program, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, agar lebih terukur dan terarah untuk mewujudkan visi besar UIN Raden Intan Lampung.

Baca Juga:  Serangan Balasan, IRGC Iran Hantam Tiga Kapal AS

Sementara itu, Ketua Prodi MES, Dr. Syamsul Hilal, M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas capaian ini dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Ia berharap capaian ini dapat menjadi pemacu semangat bagi prodi lainnya di lingkungan UIN RIL.

“Semoga Prodi-prodi yang belum mendapat predikat ‘Unggul’, ke depan bisa menyusul, sehingga semakin memperkuat akreditasi institusi UIN RIL yang juga telah berpredikat Unggul,” pungkasnya.


Penulis : Desty


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka
Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia
Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya
Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas
Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo
Hakaaston Salurkan Air Bersih untuk Desa Sidodadi
Polres Mesuji Lakukan Penyiraman Jalan Utama, Antisipasi Dampak Abu Vulkanik Erupsi GAK  
Indonesia Tampil di Pameran Industri Energi Internasional

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:56 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 September 2026 - 23:12 WIB

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 September 2026 - 22:48 WIB

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 September 2026 - 22:03 WIB

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 September 2026 - 21:27 WIB

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Berita Terbaru


Seorang pria terlihat di dekat reruntuhan pascaserangan Israel di Tyre, Lebanon, pada 23 Maret 2025. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Israel Serang Lebanon Selatan, 11 Tewas 5 Luka-luka

Senin, 7 Sep 2026 - 23:56 WIB

Sejumlah orang berpartisipasi dalam lomba perahu Regata Storica di Venesia, Italia, pada 6 September 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Mengintip Keramaian Grand Canal Venesia

Senin, 7 Sep 2026 - 23:12 WIB

Citra sebaran abu viulkanis dari Himawari-9 tanggal 6 September 2026 Pukul 01:00 UTC (sumber: BMKG).

#indonesiaswasembada

Pantau Erupsi GAK via Satelit, Tim Unila: Abu Bergerak ke Barat Daya

Senin, 7 Sep 2026 - 22:48 WIB


Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha, Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Pertempuran Pemerintah dan Houthi di Yaman, 117 Orang Tewas

Senin, 7 Sep 2026 - 22:03 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo

Senin, 7 Sep 2026 - 21:27 WIB