Catatan Doel Remos.
ALAMAAK Pernyataan Itu Presiden Prabowo di Tuban Jawa Timur soal masyarakat desa tak terpengaruh soal kenaikan dolar dan tak bertransaksi gunakan uang Donal Trump, ternyata berdampak sangat luas. Di hampir semua platform digital merujuk habis fikiran ini.
Dari masyarakat desa, kampung hingga orang beken mengomentari pernyataan ini. Prof Ferry Latuhihin misalnya, mengkoreksi fikiran Prabowo ini. Ferry menegaskan seluruh aspek kehidupan sangat dipengaruhi harga dolar di Indonesia dan di mana saja. Dari kota hingga desa.
Selagi masih menggunakan minyak, yang minyaknya dilakukan dengan import automaton akan mengalami kenaikan. Yang awal terasa adalah dengan naiknya harga plastik. Kemudian lambat laun kenaikan dirasakan pada harga minyak non subsidi.
Hati-hatilah Pak Prabowo. Bagi Mbak Titi Soeharto kenaikan dolar masih gak berpengaruh. Bagi Mbak Siti Muniroh itu warga Lempasing Lampung masalah Pak Presiden.
Gelombang protes terhadap fikiran ini saya fikir wajar. Yang tak wajar kenapa harus muncul ke permukaan di mana masalah yang dihadapi Indonesia masih begitu menumpuk.
Prof Ferry Latuhihin perlu juga diajak cawe-cawe melihat persoalan ini. Apalagi Ferry Latuhihin pernah menjadi anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. []
Penulis : Doel Remos
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Doel Remos

















