Presiden Prabowo Dirujak di Medsos

Minggu, 17 Mei 2026 | 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Doel Remos.
ALAMAAK Pernyataan Itu Presiden Prabowo di Tuban Jawa Timur soal masyarakat desa tak terpengaruh soal kenaikan dolar dan tak bertransaksi gunakan uang Donal Trump, ternyata berdampak sangat luas. Di hampir semua platform digital merujuk habis fikiran ini.

Dari masyarakat desa, kampung hingga orang beken mengomentari pernyataan ini. Prof Ferry Latuhihin misalnya, mengkoreksi fikiran Prabowo ini. Ferry menegaskan seluruh aspek kehidupan sangat dipengaruhi harga dolar di Indonesia dan di mana saja. Dari kota hingga desa.

Baca Juga:  Bentuk Kekerasan Fatal, Mantan Suami Tembak Mantan Istri di Jalan Poros Wiralaga Mesuji

Selagi masih menggunakan minyak, yang minyaknya dilakukan dengan import automaton akan mengalami kenaikan. Yang awal terasa adalah dengan naiknya harga plastik. Kemudian lambat laun kenaikan dirasakan pada harga minyak non subsidi.

Hati-hatilah Pak Prabowo. Bagi Mbak Titi Soeharto kenaikan dolar masih gak berpengaruh. Bagi Mbak Siti Muniroh itu warga Lempasing Lampung masalah Pak Presiden.

Baca Juga:  Puncak HUT RI ke-81 RT 007 Gedong Meneng Berlangsung Meriah

Gelombang protes terhadap fikiran ini saya fikir wajar. Yang tak wajar kenapa harus muncul ke permukaan di mana masalah yang dihadapi Indonesia masih begitu menumpuk.

Prof Ferry Latuhihin perlu juga diajak cawe-cawe melihat persoalan ini. Apalagi Ferry Latuhihin pernah menjadi anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran. []


Penulis : Doel Remos


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Doel Remos

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB