Presiden Jokowi Didampingi Pj Gubernur dan Menteri PUPR Resmikan Bendungan Margatiga

Senin, 26 Agustus 2024 | 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Pj. Gubernur Lampung Samsudin dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono meresmikan Bendungan Margatiga di Kabupaten Lampung Timur, Senin (26/8/2024).

Peresmian ditandai penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Presiden.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya resmikan bendungan margatiga di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung,” ujar Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan bendungan yang dibangun sejak tahun 2017 ini menelan anggaran sebesar Rp846 Milyar.

“Sejak 2017 Bendungan Margatiga ini sudah mulai dikerjakan, artinya itu sudah 7 tahun yang lalu bendungan ini dikerjakan. Alhamdulillah pada hari ini sudah selesai dan bisa difungsikan bendungan margatiga,” ujar Jokowi.

Baca Juga:  Kawasan Industri Katibung Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi menjelaskan bendungan ini memiliki luas genangan 2.313 hektare dan memiliki daya tampung sebesar 42 juta meter3 air.

Presiden menyebutkan bendungan ini merupakan bendungan yang ke- 44 yang diresmikannya selama 10 tahun terakhir kepemimpinannya.

Dia berharap keberadaan bendungan ini berfungsi bagi masyarakat, listrik, mereduksi banjir dan meningkatkan produktivitas petani.

“Kita harapkan bendungan yang merupakan bendungan ke- 44 yang saya resmikan dalam 10 tahun terakhir ini, nanti betul-betul bisa berfungsi, baik untuk irigasi, untuk air baku, untuk listrik, mereduksi banjir di sekitar bendungan dan kita harapkan produktivitas petani yang terkait dengan bendungan margatiga ini betul-betul bisa naik dengan signifikan,” katanya.

Baca Juga:  Serang Istana Aden, Houthi Klaim Tewaskan Perwira Arab Saudi

Usai meresmikan, Presiden Jokowi melakukan penanaman pohon dan meninjau fasilitas bendungan.##


Penulis : Melly


Editor : Ahmad


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah
Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia
Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS
Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng
Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi
APBD Lampung: Pendapatan Rp7,23 T, Belanja Rp6,93 T
Gubernur Lampung Ajak LPM Berkolaborasi Membangun Daerah
SDABMBK Lampung Utara Percepat Pengadaan Alat Berat

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:20 WIB

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Investasi Hongkong-Tiongkok di Indonesia tembus 17,8 miliar $ AS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:25 WIB

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Berita Terbaru

Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat belum lama ini (Xinhua)

Berita Utama

Menhan Israel Ancam Rebut Lebih Banyak Wilayah

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:59 WIB

Berita Utama

Tiongkok Diminati Wisatawan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:20 WIB

PT Daya Bumi Energi Indonesia (Dayabumi Energi) dan GEM Co., Ltd. menandatangani kerja sama pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 90 megawatt-peak (MWp) dan sistem penyimpanan energi baterai berkapasitas 40 megawatt-hour (MWh) di kawasan industri Sulawesi Tengah pada 19 Oktober 2026 di Jakarta Selatan. (Xinhua)

Berita Utama

Dayabumi dan GEM Kembangkan PLTS 90 MWp di Sulteng

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:25 WIB

Noor Sona Maesana Mushonnif, staf khusus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), memberi pidato pada acara Dialog Global South: Forum Meja Bundar Tiongkok-Indonesia di Jakarta, 19 Oktober, 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Indonesia Minta Investasi Tiongkok Dukung Hilirisasi

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:23 WIB