Polres Lampura Bekuk 6 Dari 10 Pelaku Pemerkosaan Anak Dibawah Umur

Rabu, 13 Maret 2024 | 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Rudi Alfian

LAMPUNG UTARA – Enam dari sepuluh pelaku pemerkosaan dengan cara korban disekap dan digilir secara bergantian diamankan oleh Sat Reskrim Polres Lampung Utara (Lampura), tiga diantaranya menyerahkan diri.

Keenam pelaku tersebut diantaranya, RRS (14), MZ (18), IS (18), AP (17), A (19) dan MRA (14) dan empat pelaku lainnya masih buron.

Dalam Konferensi Pers nya Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna mengatakan, dari 10 pelaku 6 sudah di amankan dan 3 pelaku menyerahkan diri.

“Ada 6 pelaku yang telah berhasil kita amankan dan saat ini sudah dilakukan penahanan sedangkan 4 pelaku lainya masih dalam pengejaran petugas kepolisian,” ungkap Kapolres saat didampingi Kasat Reskri, Iptu Stef Boyoh dan Kadis PPA Kabupaten Lampung Utara Dina Prawitarini. Rabu (13/03).

Baca Juga:  Kuasa Hukum Pertanyakan Penyidikan Dugaan Korupsi Jalan Lampung Utara, Sebut Perkara Sudah SP3

Kapolres menambahkan, modus dari para pelaku adalah menjemput korban bermain futsal yang kemudian dibawa ke sebuah gubuk di perkebunan kopi yang berada di kecamatan Bukit Kemuning dan di lokasi sudah ada 9 pelaku lainnya.

“Korban diperkosa dan dicabuli selama tiga hari pada tanggal 14 Februari 2024, secara digilir dengan cara korban dicekoki minuman keras hingga mabuk,” kata Kapolres.

Baca Juga:  Lampung Dukung Logistik dan Peralatan Pemadaman Karhutla

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasalĀ  81 dan 82 Undang undang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lampura Dina Prawitarini sangat menyayangkan atas kasus pemerkosaan dan pencabulan anak di bawah umur dengan melibatkan 10 orang pelaku.

“Tim dari DPPPA sudah melakukan Asesmen dan akanĀ  pendampingan mulai psikologi serta kejiwaan terhadap korban,” pungkasnya.

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Soal Polemik Komplek Griya Sukarame, Warga Surati Walikota
JMSI Tuba Gelar Diskusi Cegah Bullying
Sumpah Pemuda 2026, Firman Ingatkan Ancaman Digital dan Narkoba
Demo 28 Oktober , KSPI Ingatkan Buruh Hindari Kerusuhan
Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi
Pemkab Mesuji dan TNI Bangun Jembatan Garuda Merah Putih di RJU
Elfianah Minta Pelayanan Perizinan di Mesuji Transparan
Uji Coba Prasmanan, SPPG Abung Semuli Sajikan Makanan Hangat

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Soal Polemik Komplek Griya Sukarame, Warga Surati Walikota

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

JMSI Tuba Gelar Diskusi Cegah Bullying

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Sumpah Pemuda 2026, Firman Ingatkan Ancaman Digital dan Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Demo 28 Oktober , KSPI Ingatkan Buruh Hindari Kerusuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Mukhlis Basri Ajak Mahasiswa Jaga Independensi dan Idealisme Demokrasi

Berita Terbaru

Berita Utama

Soal Polemik Komplek Griya Sukarame, Warga Surati Walikota

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:39 WIB

Berita Utama

JMSI Tuba Gelar Diskusi Cegah Bullying

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:31 WIB

Berita Utama

Sumpah Pemuda 2026, Firman Ingatkan Ancaman Digital dan Narkoba

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:25 WIB

Berita Utama

Demo 28 Oktober , KSPI Ingatkan Buruh Hindari Kerusuhan

Rabu, 28 Okt 2026 - 14:21 WIB