Polisi Sita 3249 Botol Minyak Kita Dari Gudang Milik Mantan Sekda Mesuji

Selasa, 25 Maret 2025 | 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mesuji, Polda Lampung melakukan pers rilis atas penyitaan sebanyak 3.249 botol kemasan minyak goreng merek”Minyak kita“, yang dikemas dalam 270 krat, dari 4000 lebih minyak kemasan yang sempat ditimbun disalah satu Gudang Milik Mantan Pejabat Daerah Kabupaten Mesuji yang berada di Desa Gedung Mulya,Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Selasa (25/03/24).

Dalam keterangan persnya Kapolres Mesuji AKBP.M.Harris didampingi Wakapolres Mesuji Komisaris Polisi(Kompol) Heru Sulistyananto, Kasat Reskrim Polres Mesuji IPTU. Rosali mengatakan penyitaan minyak goreng Kemasan yang sudah “sempat” beredar di tengah-tengah masyarakat Kabupaten tersebut di lakukan atas dugaan isi minyak gorong dalam kemasan hanya berisi 820 Mililiter(ml) sedangkan penjualan standar Harga Eceran Tertinggi(HET) minyak kemasan dengan berat bersih 1 liter(L) yang hanya Rp.15.700/Liter.

Baca Juga:  Mirza Minta Kemandirian Petani Lewat Produktivitas dan Hilirisasi

“Minyak Goreng yang kita sita ini, berdasarkan keterangan saksi jumlahnya 4000 botol lebih, namun yang berhasil kita amankan 3249 botol, karena sudah sempat di jual kepada masyarakat di Kabupaten Mesuji,”jelas Kapolres.

Selain menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berdasarkan keterangan ahli, minyak goreng kemasan isi 1 liter di bandrol dengan harga hanya Rp 15.700,-,namun minyak goreng kemasan merek “minyak kita” berdasarkan hasil tera isi bersih (netto-red) hanya 820 mililiter(ml). Bahkan nomor Registrasi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) merek tidak terdaftar dan patut di duga palsu.

Baca Juga:  PSN Swasembada Gula, Bupati Mesuji Dorong Masyarakat Kemitraan Tebu

Saat ditanya adakah tersangka dalam kasus Minyak kita tersebut? Kapolres Mesuji mengaku masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi,pemilik Gudang,Penjual,Pembeli dan Ahli.

“Untuk tersangka belum ada, namun saat ini kami masih terus melakukan pemeriksaan secara marathon, terhadap pedagang, pembeli, dan pemilik gudang,”terangnya.


Penulis : Nara


Editor : Rudi Alfian


Sumber Berita : Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Beraaudara
Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi
Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS
35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina
Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata
Trump Takut Kalah Saing di Antariksa, Paksa Perusahaan AS Tarik Diri dari KTT Paris
PP JMSI Tegaskan Akun Medsos Resmi Media Bagian Aktivitas Jurnalistik
Dari Bishkek hingga New Delhi, Xi Jinping Dorong Kerja Sama Global South

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:49 WIB

Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Beraaudara

Sabtu, 12 September 2026 - 21:23 WIB

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 September 2026 - 21:03 WIB

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 20:53 WIB

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 September 2026 - 11:17 WIB

Sekolah Berwawasan Lingkungan, DLH Lampung Target 160 SMA/SMK/MA Raih Adiwiyata

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Edukasi Keberagaman: Tokoh Katolik; Kita Beraaudara

Minggu, 13 Sep 2026 - 06:49 WIB

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar

#indonesiaswasembada

Forum Bisnis BRICS 2026 Digelar di New Delhi

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:23 WIB

Prabowo-Xi Jinping

#indonesiaswasembada

Xi Jinping dan Prabowo Hadiri KTT BRICS

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:03 WIB

Kapal Filipinan yang terbakar [NHK]

#indonesiaswasembada

35 Tewas dan 54 Hilang akibat Kebakaran Kapal di Filipina

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:53 WIB