Pimpinan Komisi VIII DPR RI Dukung Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Raden Intan Lampung

Jumat, 26 September 2025 | 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Komisi VIII DPR RI menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pendirian Fakultas Kedokteran di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abidin Pikri, S.H., M.H., saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII dalam rangka pengawasan fungsi anggaran di bidang agama, yang berlangsung di Ruang Sidang Senat lantai 8 Gedung Academic & Research Center UIN RIL, Kamis (25/9/2025).

“Komisi VIII DPR RI sangat mendukung rencana dibukanya Fakultas Kedokteran di UIN Raden Intan Lampung. Provinsi Lampung sangat membutuhkan tenaga dokter, karena sektor kesehatan merupakan sektor yang menjadi perhatian penting masyarakat,” ujar Abidin.

Ia menjelaskan, saat ini Lampung baru memiliki Fakultas Kedokteran di Universitas Lampung (Unila) dan beberapa perguruan tinggi swasta. Dengan hadirnya Fakultas Kedokteran di UIN RIL, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tenaga medis di daerah, baik di layanan tingkat pertama maupun rumah sakit tipe B dan C.

“Rasio kebutuhan dokter di Lampung masih sangat timpang. Di layanan tingkat pertama saja harus tersedia minimal tujuh tenaga kesehatan, termasuk dokter umum dan spesialis. Saya kira kehadiran Fakultas Kedokteran UIN RIL akan sangat membantu. Tahun depan bahkan akan ada penerimaan mahasiswa baru di sini,” tambahnya.

Baca Juga:  Korban Meningggal Gempa Kolombia 304 Orang, Hilang 426

Abidin juga menegaskan bahwa Komisi VIII akan mengupayakan dukungan anggaran melalui skema SBSN pada tahun 2026. “Nanti akan kita bahas bersama dengan Kementerian Agama. Mudah-mudahan di awal tahun ada pembahasan ulang terkait APBN, diputuskan pada 2026, dan dievaluasi pada Februari,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya menjaga alokasi anggaran pendidikan, termasuk program KIP Kuliah. Menurutnya, program beasiswa tersebut tidak boleh mengalami pengurangan karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Tidak boleh ada efisiensi untuk beasiswa kuliah. Tahun lalu (UIN RIL) kuotanya 750, tahun ini turun menjadi 400. Ini harus dievaluasi agar tidak terjadi lagi pengurangan. Anggaran pendidikan sebesar 20% sangat penting, salah satunya melalui KIP Kuliah di perguruan tinggi negeri dan PTKIN,” tegasnya.
Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas dukungan Komisi VIII. Ia menegaskan bahwa pendirian Fakultas Kedokteran ini diharapkan menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di daerah sekaligus memperluas kontribusi PTKIN bagi masyarakat.
“Kami punya mimpi besar sesuai visi terwujudnya UIN Raden Intan sebagai rujukan internasional dalam pengembangan ilmu keislaman integratif, multidisipliner, dan berwawasan lingkungan tahun 2035. Kehadiran Fakultas Kedokteran akan menjadi bagian dari langkah untuk mewujudkan visi tersebut,” ujarnya.
Prof. Wan juga menyinggung pentingnya dukungan regulasi dan kebijakan agar PTKIN dapat tumbuh lebih cepat dan adaptif. “Kami dipacu untuk go internasional dan masuk world university ranking, namun masih ada regulasi yang membatasi akselerasi, termasuk dalam pengangkatan tenaga pendidik. Karena itu kami berharap ada harmonisasi dan evaluasi,” imbuhnya.
Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Lampung II H. Aprozi Alam, S.E., Anggota Komisi VIII Dapil Jatim II Syaiful Nuri, serta Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Jatim III Ina Ammania.

Baca Juga:  Anggota DPR Eva Stevany Mengaku Masuk Kelompok Desil 4 Harta LHKPN 2025 Rp 3,5 Milyar 

Turut hadir Senat dan unsur pimpinan UIN RIL; Wakil Rektor I dan III UIN Jurai Siwo Lampung; Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Pemerintah Provinsi Lampung Ahmad Syaifulloh, S.H.; Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung H. Erwinto; dan Sekretaris Kopertais XV Lampung.


Penulis : Desty


Editor : ANis


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB