BOGOTA-Jumlah korban tewas akibat gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Kolombia pada 10 Agustus bertambah menjadi 304 orang, dengan 4.548 orang terluka dan 426 lainnya masih dinyatakan hilang, demikian menurut badan penanggulangan bencana negara tersebut pada Selasa (18/8).
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella pada Senin (17/8) malam mengatakan sekitar sepertiga wilayah Kolombia terdampak gempa yang berpusat di San Jose del Palmar, Departemen Choco.
Dia mengatakan perkiraan awal menunjukkan kerugian ekonomi langsung akibat gempa tersebut mencapai hampir 30 triliun peso Kolombia (100 peso Kolombia = Rp580), yang mencakup 24,5 triliun peso dalam hal kerusakan bangunan dan 5,5 triliun peso dalam kerusakan infrastruktur.
“Ini merupakan angka awal yang akan disesuaikan seiring kami memperoleh lebih banyak informasi,” katanya.
Bantuan kemanusiaan dari dalam maupun luar Kolombia terus berdatangan ke wilayah-wilayah yang terdampak paling parah. Sementara itu, tim pencarian dan penyelamatan masih dikerahkan di sejumlah lokasi yang diduga masih terdapat korban terjebak di bawah reruntuhan.
Penulis : Romy Agus
Editor : Heri Suroyo
Sumber Berita : Jakarta




![PEMAGARAN yang mubazir, kalau manusia perusak TNWK gak dibenahi [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/PEMAGARAN-yang-mubazir-kalau-manusia-perusak-TNWK-gak-dibenahi-225x129.jpg)





![PEMAGARAN yang mubazir, kalau manusia perusak TNWK gak dibenahi [Na]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/PEMAGARAN-yang-mubazir-kalau-manusia-perusak-TNWK-gak-dibenahi-129x85.jpg)






