Pertemuan Dengan Insan Perhotelan, Yodhi Bahas Bandar Lampung Smart City

Senin, 11 November 2024 | 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Calon Wakil Walikota Bandar Lampung 2025-2030 Nomor Urut 1, Ir. H. Aryodhia Febriansya SZP. SH, berkomitmen untuk memberantas praktek pungutan liar (pungli) perizinan hotel di Bandar Lampung.

Hal tersebut dikatakan Yodhi (Sapaan Aryodhia SZP), saat melakukan pertemuan dengan Insan Perhotelan Bandar Lampung, di Paray Hills Resto, sabtu (9 November 2024) siang.

Menurut Yodhi, praktek pungli perizinan hotel yang dilakukan oleh oknum di pemerintahan, akibat dari tidak jelasnya sistem yang ada, sehingga menimbulkan celah bagi oknum untuk melakukan negosiasi.

Yodhi menambahkan, dengan Bandar Lampung menjadi Smart City, dimana sistem digitalisasi berbasis online telah berlaku, kelak semua akan berjalan transparan dan mudah.

“Kalo udah jelas dan baku sistemnya, misal untuk pembangunan hotel 150 kamar biaya perizinannya jelas kan bagus, termasuk pembayaran juga dilakukan secara online. Ini kan belum, sehingga hal ini dimanfaatkan oknum untuk bernegosiasi.” Tutur Yodhi.

Dengan diterapkannya sistem digitalisasi, selain menjawab keresahan biaya tinggi (high cost) yang dikeluarkan pengusaha hotel untuk perizinan akibat pungli, diharapkan juga memberi kemudahan bagi pengusaha perhotelan, sehingga mampu berkompetisi dengan daerah lain.

Baca Juga:  Film Ageman Merestrukturisasi Logika dengan Mistika

Sementara salah satu Pengusaha Hotel Bandar Lampung Friandi Indrawan mengatakan, melalui pertemuan yang dilakukan, mampu menyatukan pemikiran keluarga besar industri perhotelan untuk mencari pemimpin yang pro dengan dunia usaha.

“Kami berharap kepada mas Yodhi dan ibu Reihana nanti jika resmi menjadi pemimpin di Bandar Lampung ini, tidak menjadikan dunia usaha sebagai sapi perah, sehingga kami bisa berusaha dengan mudah, murah dan nyaman.” Kata Friandi.

Senada dengan Yodhi, Friandi mengatakan, meski saat ini iklim investasi menunjukan tren positif, namun masih terhambat oleh adanya birokrasi perizinan yang masih berjalan tumpang tindih dan high cost.

“Sudah diusulkan dari dulu kepada Pemerintah, untuk perizinan usaha agar dialihkan ke smart city, sehingga tidak adalagi negosiasi dengan oknum, itu yang membuat mahal.” Imbuh Friandi.

Baca Juga:  Purnama Wulan Dorong Desa Tapis Muara Tenang Jadi Desa Percontohan di Mesuji

Friandi juga berharap, dengan pemimpin yang baru nanti yakni Reihana Yodhi, dapat pro kepada dunia usaha, bisa membuat perubahan Bandar Lampung menjadi smart city tanpa ada tindakan yang Abuse Of Power (Arogan).

Selain itu Friandi juga mengatakan, bahwa pemerintah baru nantinya diharapkan juga dapat memberi reward kepada Insan Perhotelan, semisal hibah dalam bentuk pendidikan atau pelatihan karyawan hotel dan lainnya.

Hal tersebut lantaran Sektor Hotel dan Restoran menyumbang pendapatan yang cukup besar bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung

“Coba tolong dicek, sektor hotel dan restoran ini menyumbang pendapatan daerah bandar lampung lebih dari Rp.100 Miliar setiap tahunnya. Masa gak ada reward sama sekali kepada kami. Ini diharapkan juga bisa jadi perhatian bagi Pemimpin baru Bandar Lampung.” Tandasnya.


Penulis : Ahmad


Editor : Fidhela Alvita


Sumber Berita : Bandar Lampung

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026
Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli
Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama
Irjen Pol Helfi Assegaf: Film Ageman Edukasi Sikapi Perbedaan
Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?
Gerindra Way Kanan Ikuti Apel Kader
Trump-Xi, Sementara Dunia Lepas dari Perangkap Thucydides Trap

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:05 WIB

Ketua FGI Lepas Tri Wahyuni Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 20:54 WIB

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 September 2026 - 20:47 WIB

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 September 2026 - 17:54 WIB

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 September 2026 - 05:42 WIB

Kenaikan Penjualan Truk, Kebutuhan Daya Angkut atau Pergantian Armada dari Lama ke Baru?

Berita Terbaru

Sejumlah warga melintasi dasar waduk yang telah mengering akibat kemarau panjang di Waduk Tandon Krisak di Desa Singodutan, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, pada 25 September 2026. (Xinhua)

Lainnya

Kemarau, Waduk Tandon Krisak Kering Kerontang

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:27 WIB

Wakil Gubernur  Jihan saat memberikan motivasi dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kebersamaan Komunitas Megapro Affiliate PT Garuda Mas Anugerah (GMA) di Auditorium Politeknik Kesehatan Bandar Lampung, Sabtu (26/9).

Berita Utama

Pemprov Lampung Dorong Ekonomi Berbasis Teknologi dan Komunitas

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:54 WIB

 Seminar Pekan Tuli Internasional Tahun 2026 yang mengusung tema

Berita Utama

Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:47 WIB


PUTRA Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman bin Abdulaziz al-Saud (tengah), Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan (kiri), dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif berfoto bersama setelah penandatanganan Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah di Makkah, Arab Saudi, pada 7 Agustus 2026. (Saudi Press Agency/Xinhua)

Berita Utama

Arab Saudi, Pakistan, dan Turkiye Bahas Pertahanan Bersama

Sabtu, 26 Sep 2026 - 17:54 WIB