Perlu Transformasi Organisasi Pendidikan untuk Cerdaskan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Rabu, 12 Juli 2023 | 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo 

JAKARTA – Transformasi organisasi pendidikan diperlukan untuk peningkatan kapasitas guru dan sumber daya pendidikan, yang merupakan penanggung jawab utama dalam proses mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan kapasitas sumber daya pendidikan yang mumpuni, proses pembentukan peserta didik menjadi manusia yang berkualitas menjadi semakin terbuka,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu, pada sambutannya secara daring dalam Diskusi Kelompok Terpumpun tentang Asesmen Nasional dan Rapor Pendidikan Tahun 2023 yang digelar Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jepara, Jawa Tengah, Rabu (12/7).

Diakui Lestari, masih banyak pekerjaan rumah dalam membangun ekosistem pendidikan nasional menjadi lebih baik. Sebagai misal, kondisi saat ini tercatat sekitar 53 juta siswa di Indonesia yang hanya didampingi 3,4 juta guru.

Baca Juga:  Lelang Aset Eks Kantor Imigrasi Kotabumi Disinyalir Langgar Prosedural

Selain itu, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari,
salah satu temuan OECD setelah
survei PISA 2018, mengungkapkan adanya tiga masalah besar yang dihadapi siswa di Indonesia yakni persentasi siswa berprestasi rendah, persentasi siswa mengulang sangat tinggi dan tingginya persentasi ketidakhadiran di sekolah.

Menurut Rerie, penerapan konsep Merdeka Belajar harus terus diupayakan secara menyeluruh di tanah air untuk menuntaskan sejumlah pekerjaan rumah tersebut.

Karena Merdeka Belajar, ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, adalah konsep yang memberikan kesempatan bagi para peserta didik untuk berproses membentuk jati dirinya berdasarkan lima disiplin yakni sistem berpikir, penguasaan diri, model mental, pembelajaran kelompok dan berbagi visi sebagaimana ditemukan oleh Peter Senge (1992) dalam membentuk seseorang menjadi pembelajar dan komunitas sebagai organisasi pembelajar.

Baca Juga:  Pakan Mandiri Tekan Biaya Produksi hingga 50 Persen

Dengan menerapkan konsep tersebut, Rerie berpendapat, ruang untuk mewujudkan generasi penerus yang lebih mumpuni semakin terbuka.

Rerie menegaskan, kemampuan untuk melakukan inovasi merupakan variabel penting bagi keberlangsungan organisasi pendidikan dalam menghasilkan anak-anak yang unggul untuk memenangi setiap persaingan.

Pada kesempatan itu, Rerie juga berpesan agar para guru dan pemangku kebijakan di sektor pendidikan harus bisa mengambil hikmah dari pengalaman berharga di masa pandemi, yang membutuhkan kemampuan sebagai pembelajar untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi
Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok
Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal
Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob
Pemprov Lampung Dukung Langkah Pemerintah Pusat Jaga Stabilitas Harga dan Percepat Sertifikasi Tanah MBR
Optimalkan Posisi Strategis Lampung, Pemprov Dorong Pengembangan Komoditas Unggulan Berorientasi Ekspor
Iran sebut Hormuz dapat Dibuka dalam 2 Hari, jika….

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:04 WIB

Armada Logistik Alfamart di Lampung Utara Diduga Gunakan BBM Jenis Solar Bersubsidi

Selasa, 3 November 2026 - 21:01 WIB

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 November 2026 - 20:55 WIB

Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 3 November 2026 - 19:14 WIB

Program Sekolah Lapang Disbunnak Lampung Utara Berlanjut hingga 2027

Selasa, 3 November 2026 - 19:01 WIB

Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Ditangkap Dan Ditahan Di Mako Brimob

Berita Terbaru

Delegasi pemuda Indonesia mengunjungi Kota Kuno Pingyao di Jinzhong, Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada 29 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemuda Indonesia Jelajahi Arsitektur Kuno Tiongkok

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:01 WIB

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (RI) Yassierli (ketujuh dari kiri) dan para pejabat, serta perwakilan dari PT IWIP berfoto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Tanjung Ulie, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada 2 November 2026. (Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia/Xinhua)

Berita Utama

Kemnaker-IWIP Perkuat Kesiapan Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 3 Nov 2026 - 20:55 WIB