JAKARTA – Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di Selat Sunda resmi dihentikan. Meski demikian, keluarga korban masih berharap dapat melihat langsung keberadaan mereka dan memperoleh kepastian. Istri Firdaus Wajidi, salah satu jurnalis yang hilang, Astrid Puspita, mengatakan keluarga telah menerima keputusan penghentian pencarian. Ia memahami tim SAR telah melakukan upaya maksimal selama proses pencarian berlangsung.
“Kita pihak keluarga Firdaus sudah menerima apa pun pencarian yang sudah dilakukan. Memang kita tahu mereka pun sudah maksimal sampai saat ini,” ujar Astrid saat menggelar doa bersama di Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (17/9/2026).
Astrid mengatakan keluarga kini hanya dapat menunggu informasi mengenai keberadaan Firdaus. Ia mengaku telah mempersiapkan diri untuk menerima segala kemungkinan apabila suaminya ditemukan.
“Kami dari pihak keluarga juga insyaallah sudah menerima. Saat ini hanya tinggal menunggu. Inginnya diketemukan, ada wujudnya di depan kita semua. Apa pun kondisi dia, kita sudah siap,” katanya.
Menurut Astrid, keluarga tidak mempersoalkan kondisi Firdaus apabila nantinya ditemukan. Hal utama yang diharapkan adalah adanya kepastian agar keluarga dapat melihat langsung keberadaan korban.
“Memang inginnya wujudnya saja ini ada di depan kita,” ucapnya.
Meski masih menyimpan harapan, Astrid menegaskan keluarga menghormati keputusan penghentian operasi pencarian. Ia menyadari pihak keluarga tidak dapat memaksakan tim SAR untuk terus melakukan pencarian.
“Kalau untuk pencarian kita terima apa pun keputusannya, karena memang kita juga tidak bisa memaksakan untuk mereka terus mencari,” tuturnya.
Astrid juga mengapresiasi kerja para personel SAR yang telah melakukan upaya selama proses pencarian. Ia memahami para petugas juga memiliki keluarga yang menanti kepulangan mereka.
“Mereka pun juga punya keluarga di rumah yang menunggu. Saya tahu mereka juga sudah maksimal, jadi kita terima,” katanya.
Kendati operasi pencarian telah dihentikan, harapan keluarga belum berakhir. Astrid masih berharap Firdaus bersama korban lainnya dapat segera ditemukan, tanpa mempersoalkan lamanya waktu pencarian.
“Kita masih berharap memang segera diketemukan. Terlepas itu berapa lama, kita pengen wujudnya dari mereka,” ujar Astrid.[]
Penulis : Heri Suroyo
Editor : Rudi Alfian
Sumber Berita : Jakarta


![Astrid Puspita Istri Firdaus Wajidi {HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-18-at-08.01.09-800x448.jpeg)

![Astrid Puspita Istri Firdaus Wajidi {HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-18-at-08.01.09-225x129.jpeg)



![GUBERNUR Lampung saat berada di tengah mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri Lampung Selatan [Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Hanuang-225x129.jpg)

![Astrid Puspita Istri Firdaus Wajidi {HS]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-18-at-08.01.09-129x85.jpeg)



![GUBERNUR Lampung saat berada di tengah mahasiswa Universitas Indonesia Mandiri Lampung Selatan [Ist]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/09/Hanuang-129x85.jpg)


