Perkuat Kerja Sama dan Dialog, BKSAP Sambut Baik Undangan Pertemuan “Eurasian Women’s Forum” Rusia

Minggu, 4 Agustus 2024 | 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Duta Besar Rusia untuk Indonesia, (H.E) Sergei Gennadievich Tolchenov, melakukan kunjungan kerja ke DPR RI. Dalam kunjungannya, Tolchenov diterima oleh Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Fadli Zon. Pertemuan ini menandai langkah awal dari upaya Tolchenov untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Rusia.

Tolchenov, yang baru dilantik sebagai Duta Besar Rusia menggantikan pendahulunya Lyudmila Vorobyeva, menyampaikan rasa senangnya kembali ke Indonesia setelah 15 tahun. Dalam pertemuan tersebut, Tolchenov mengundang Parlemen Indonesia untuk menghadiri Eurasian Women’s Forum yang dijadwalkan akan digelar pada bulan September 2024 mendatang. Forum ini merupakan platform penting untuk membahas isu-isu perempuan dan perkembangan regional di kawasan Eropa dan Asia (Eurasia).

Baca Juga:  Firman: Impor Ayam dan Beras AS Ancam Kedaulatan Pangan

“Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memperkuat hubungan antara parlemen Indonesia dan Rusia serta mengundang delegasi Indonesia ke Eurasian Women’s Forum. Ini adalah kesempatan untuk memperdalam kerja sama dan dialog antara kedua negara,” ujar Fadli di ruang Rapat Delegasi, Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, (1/8/2024).

Fadli Zon mengungkapkan bahwa hubungan antara Parlemen Indonesia dan Rusia sudah terjalin dengan baik. Ia juga menambahkan bahwa Rusia secara konsisten mendukung posisi Indonesia dalam berbagai forum internasional, termasuk di Inter-Parliamentary Union (IPU). Fadli yang juga merupakan anggota Executive Committee IPU, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Rusia selama ini.

Baca Juga:  Once Mekel: Pendidikan Maju Kalau Gaji Guru Minimum Rp15 Juta Per Bulan

Selain itu, Fadli Zon juga menjelaskan bahwa ia terlibat dalam Task Force IPU yang membahas isu Rusia-Ukraina. Sebagai bagian dari gugus tugas ini, Fadli telah melakukan kunjungan ke Kyiv dan Moskow untuk memantau perkembangan situasi di kawasan tersebut. Ia menekankan bahwa posisi Indonesia dalam politik luar negeri adalah bebas aktif dan mendukung perdamaian.

Kunjungan ini diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan untuk kolaborasi antara Indonesia dan Rusia, terutama dalam bidang diplomasi parlementer dan isu-isu global yang mempengaruhi kedua negara..(*)


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik Lintas Lampung di Google News
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

Berita Terkait

Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik
Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan
Cucun Serahkan Bantuan Tahap II Pasca Longsor Di Cisarua
Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka
Misbakhun : Sukseskan 2 Program Prioritas Nasional , MBG Dan Koperasi Merah Putih
Lestari: Ancaman di Ruang Digital harus Diimbangi Sistem Perlindungan Memadai 
Komisi VIII Minta Pemerintah Mitigasi Jemaah Umrah, Imbas Konflik Timur Tengah
Banggar DPR Kasih Tiga Resep Perbaiki Tata Kelola MBG

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harus Ada Relaksasi di Industri Mamin, Respons Ketidakpastian Situasi Geopolitik

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:44 WIB

Lindungi Pemudik Motor, Pemerintah Diminta Ketati Pengawasan

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:54 WIB

Cucun Serahkan Bantuan Tahap II Pasca Longsor Di Cisarua

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:55 WIB

Kontroversi Impor 1.000 Ton Beras AS, Komisi IV Desak Penjelasan Terbuka

Minggu, 1 Maret 2026 - 21:01 WIB

Misbakhun : Sukseskan 2 Program Prioritas Nasional , MBG Dan Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Bandarlampung Dikepung Banjir, Walikota Eva Dwiana Sambangi Warga

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:46 WIB

#indonesiaswasembada

Perlu Komitmen Kuat Tangani Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja

Jumat, 6 Mar 2026 - 20:17 WIB

#indonesiaswasembada

20.000 Lulusan SMP Terserap di Pondok Pesantren

Jumat, 6 Mar 2026 - 19:59 WIB