Perbedaan Antara Muhammadiyah Dan NU saat Penetapan Awal Romadhan

Jumat, 3 Maret 2023 | 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Vina

Bandar Lampung – Penetapan awal Romadhan 2023 dalam setiap tahunnya sering menemui perbedaan antara muhammadiyah dan NU.

Kendati demikian tidak menjadi masalah semuanya dapat berjalan sebagaimana mestinya, sesuai dengan imam yang diikuti.

Meskipun sebenarnya banyak organisasi muslim lain yang berbeda pendapat, namun kedua organisasi terbesar diindonesia yakni Muhammadiyah dan NU lah yang amat menonjol.

Bahkan jauh jauh waktu untuk Muhammadiyah sudah menentukan kapan awal waktu Romadhan 2023.

Baca Juga:  Kepala BNPT RI Apresiasi Film Toleransi “Ageman” 

Akan tetapi untuk organisasi NU perlu beberapa riset terkait hilal yang nampak, sehingga belum tepat rasanya jika disampaikan sedari saat ini untuk awal Ramadhan.

Awal Ramadhan 2023 Menurut Muhammadiyah

Seperti yang disampaikan diatas bahwa Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadhan 2023 oleh majlis tarjih dan tajdid pengurus pusat Muhammadiyyah.

Adapun keputusan tersebut jatuh pada hari kamis tanggal 23 Maret 2023, sudah masuk awal Romadhan 2023 atau satu Romadhan 1444 H.

Baca Juga:  Pemda Diminta Ciptakan Mesin Pertumbuhan Baru

Sedangkan waktu 1 sawal 1444 H atau idul fitri ditetapkan jatuh pada tanggal 21 april 2023.

Awal Ramadhan 2023 Menurut NU

Sedangkan untuk organisasi NU akan menetapkan Awal Ramadhan biasanya mengikuti keputusan kementrian agama RI.

Yakni melalui sidang isbat terlebih dahulu dengan hasil pemantauan hilal yang sebelumnya dilakukan.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan
Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian
Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’
KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas
ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir
Firli Bahuri  Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih  IPK 4,0
Trafik Tol Sumatera Hanya 50%, BAKN Cari Bisnis Lain
28 Negara Serukan Hentikan Tindakan “Koersif”

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:37 WIB

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:19 WIB

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Berita Terbaru


Pengusaha Amerika Serikat Elon Musk berbicara dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Elon Musk Pimpin Proyek Pentagon; Kajian Perang Masa Depan

Sabtu, 3 Okt 2026 - 21:50 WIB

Berita Utama

Suara F-PKB tuk Kapolri Baru; Layani beri Kepastian

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:31 WIB

Berita Utama

Tugas Benny untuk Suyudi: Hapus ‘no viral no justice’

Sabtu, 3 Okt 2026 - 18:27 WIB

Berita Utama

KWP Terus Rawat Persatuan dan Soliditas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 16:37 WIB

Bencana

ALih Fungsi Lahan Penyebab Banjir

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:19 WIB