Perbaikan Jembatan Way Pidada, Kasat Lantas Polres Tuba Himbau Kendaraan Diatas 25 Ton Lewat Jalan Tol

Rabu, 13 November 2024 | 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MENGGALA – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, menggelar personelnya untuk ditempatkan di lokasi perbaikan jembatan Way Pidada yang ada di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kampung Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Cara bertindak yang dilakukan adalah dengan sistem buka tutup kendaraan yang melintasi jembatan sementara, dan pengalihan arus lalu lintas melalui Jalan Tol untuk kendaraan dengan berat lebih dari 25 (dua puluh lima) ton.

“Setiap hari, kami menugaskan personel Sat Lantas untuk membantu pengaturan arus lalu lintas di lokasi perbaikan jembatan Way Pidada yang ada di Jalintim, Kampung Banjar Agung,” kata Kasat Lantas, AKP Khoirul Bahri, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, Selasa (12/11/2024).

Baca Juga:  Lampung Perkuat Kompetensi Pelaku PBJ, Cegah Pemborosan

Lanjutnya, berdasarkan informasi dari CV Putra Intan Pratama (PIP) selaku pelaksana perbaikan jembatan Way Pidada, waktu pengerjaan akan berlangsung selama 30 (tiga puluh) hari dari tanggal 6 November 2024 s/d 6 Desember 2024.

“Penempatan personel Sat Lantas pada lokasi perbaikan jembatan Way Pidada, selain untuk mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, juga untuk meminimalisir adanya pungutan liar (pungli) di jalan tersebut,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

Kasat Lantas menerangkan, kendaraan yang melebihi 25 ton diarahkan untuk melewati Jalan Tol Lambu Kibang dan Jalan Tol Way Serdang atau Mesuji selama masih berlangsungnya proses perbaikan jembatan Way Pidada.

Baca Juga:  BPN Mesuji Lakukan Penandatanganan Kontrak Kerja Tenaga Pendukung Penanganan Akses Reforma Agraria 

“Untuk itu kami mengimbau kepada para pengendara yang datang dari arah Palembang menuju ke Menggala agar melewati Jalan Tol Way Serdang atau Mesuji, begitu juga sebaliknya kendaraan yang datang dari arah Bandar Lampung menuju ke Unit 2 agar melewati Jalan Tol Lambu Kibang,” terangnya.

AKP Khoirul menambahkan, personel kami yang bertugas di lokasi perbaikan jembatan Way Pidada akan memberlakukan buka tutup arus, dengan sistem jumlah kendaraan 20 (dua puluh) unit sampai dengan 25 (dua puluh lima) unit dari dua arah secara bergantian untuk melintasi jembatan sementara. ##


Penulis : Melly


Editor : Nara


Sumber Berita : Kabupaten Tulang Bawang

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Seluruh Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN, Pemprov Lampung Perkuat Mutu Pendidikan
Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM
Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026
Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal
Timwas Haji DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji Agar Jama’ah Lebih Nyaman
Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 
HAJI 2026: Dugaan Pungli Tawaf di Makkah Terus Mencuat
“Kita Punya Polisi, TNI, Imigrasi, Kok TPPO Masih Terjadi”

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Seluruh Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN, Pemprov Lampung Perkuat Mutu Pendidikan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:08 WIB

Eva Monalisa: Pendidikan Kewirausahaan Belum Cukup Tanpa Akses Modal dan Pendampingan UMKM

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB

Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:58 WIB

Optimalkan Layanan Puncak Haji PPIH Bentuk Timsus Mina Untuk Jama’ah Lansia Dan Sakit 

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:27 WIB

mainan non sni

#indonesiaswasembada

Mainan Anak Banyak gak Ber-SNI, Tanda Perlindungan belum Optimal

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:25 WIB