Pengembangan Desa yang Terukur Dorong Pembangunan Nasional yang Lebih Baik

Selasa, 5 Maret 2024 | 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Langkah pembangunan desa yang lebih terarah harus konsisten dilakukan untuk mengakselerasi proses pembangunan nasional yang lebih baik.

“Upaya untuk membangun desa dengan langkah-langkah yang terukur harus terus didukung dalam rangka proses pembangunan nasional yang lebih baik,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (5/3).

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merencanakan penerapan Indeks Desa pada 2025 dalam upaya pengembangan desa yang lebih baik.

Indeks tersebut menjadi indikator evaluasi terhadap kinerja pembangunan desa yang mengukur kemandirian desa melalui enam dimensi, yakni layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, dan tata kelola pemerintahan desa.

Baca Juga:  Fasilitas Minyak & Listrik Libya Disabotase

Menurut Lestari, upaya tersebut harus menjadi perhatian para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah sebagai bagian dari proses pembangunan nasional.

Apalagi, ujar Rerie sapaan akrab Lestari, saat ini berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022 terdapat 83.794 desa/kelurahan di Indonesia.

Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu, menilai dengan upaya pembangunan desa yang lebih sistematis diharapkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembangunan desa saat ini dapat segera dijawab dengan solusi yang tepat.

Baca Juga:  Pemprov Lampung-Kejati Perkuat Sinergi

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong agar upaya pembangunan desa menjadi lebih baik itu mendapat dukungan semua pihak, agar pembangunan nasional yang kita lakukan saat ini dapat segera mewujudkan sejumlah target yang dicita-citakan para pendiri bangsa.(*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir
Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”
Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK
Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September
Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik
DPRD dan Pemprov Lampung Sepakati Penarikan Raperda Perubahan Bentuk Hukum BPD
Peduli Dampak Kemarau Panjang, Polres Way Kanan Bantu Air Bersih kepada Warga
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan APBD 2026, Anggaran Didorong Lebih Berdampak ke Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 23:05 WIB

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WIB

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 September 2026 - 20:19 WIB

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 September 2026 - 20:13 WIB

Sisa Abu Anak Krakatau Masih Selimuti Sekolah, KBM Daring Lampung Selatan Diperpanjang hingga 10 September

Selasa, 8 September 2026 - 20:00 WIB

Antisipasi Dampak Abu Vulkanik, Polres Mesuji Bersama Forkopimda Bagikan Masker Serentak di 16 Titik

Berita Terbaru

Ilustrasi Makam 4000 Tahun

#indonesiaswasembada

Makam Berusia Lebih dari 4.000 Tahun Ditemukan di Saqqara, Mesir

Selasa, 8 Sep 2026 - 23:05 WIB

#indonesiaswasembada

Ternyata Rumput Laut Punya “Nilai Ganda”

Selasa, 8 Sep 2026 - 22:14 WIB

#indonesiaswasembada

Rombongan 5 Jurnalis Hilang Kontak Hendak Meliput Aktivitas GAK

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:19 WIB