Pencalonan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta Bentuk Kegalauan Golkar dan KIM

Selasa, 6 Agustus 2024 | 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Golkar yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) mendorong Ridwan Kamil untuk berlaga di Pilgub Jakarta ketimbang di Jawa Barat.

Ketua Aliansi Rakyat Jakarta (ARTA), Ambardi pun angkat bicara soal rencana tersebut yang dikatakan bahwa Golkar dan KIM sedang galau dalan mencari pesaing Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.

“Terlihat, Partai Golkar bersama KIM makin galau mencari kandidat yang sepadan menandingi Anies di Pilgub Jakarta,” kata Ambardi, di Jakarta, Selasa (6/8).

Pencalonan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta, kata Ambardi menunjukkan Golkar dan KIM tidak punya figur yang mampu mengimbangi elektabilitas Anies di Jakarta. Karena itu Golkar dan KIM sepakat nama mantan Gubernur Jawa Barat itu didorong untuk maju di Pilgub Jakarta dan memilih Dedi Mulyadi untuk berlaga di Pilgub Jabar.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Yakinkan APBD Berbasis Kesejahteraan

“Anies kian hari semakin banyak dukungan sehingga elektabilitas Anies semakin kokoh dan unggul dari calon lainnya yang diprediksi akan berlaga di Pilgub Jakarta,” lanjut Ambardi.

“Sayang dan kasihan, Ridwan Kamil menjadi korban kegalauan dan gengsi dari kesepakatan KIM di pilgub Jakarta karena kalau Ridwan Kamil nyalon di Jabar peluang untuk menangnya sangat besar,” sambung Ambardi.

Baca Juga:  Komisi VIII DPR Bentuk Panja BPIH 2027

Lebih jauh, Ambardi juga melihat ada upaya menghambat pencalonan Anies setelah muncul wacana KIM akan menggandeng partai-partai yang sudah mendukung Anies sebelumnya. Dengan begitu berpotensi muncul calon tunggal di Pilgub Jakarta nanti.

“Sehingga memungkinkan lawan kotak kosong. Jika ini terjadi, bisa saja kotak kosong yang menang. Karena karakter pemilih Jakarta berbeda dengan daerah lainnya,” tutup Ambardi.(“)


Penulis : Heri Suroyo


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Ratu Hemas : RUU Daerah Kepulauan Perkuat Kebijakan Arah Pembangunan
Perry Warjiyo mundur Dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan
PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital
Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual
Revolusi Kuba Masih Relevan untuk Terus Digaungkan
Kompi III Gelar Patroli Pengamanan Tempat Ibadah
Rosan: Kemitraan Indonesia-China Tetap Kuat

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:55 WIB

Ratu Hemas : RUU Daerah Kepulauan Perkuat Kebijakan Arah Pembangunan

Senin, 27 Juli 2026 - 10:21 WIB

Perry Warjiyo mundur Dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:46 WIB

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:32 WIB

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:25 WIB

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Berita Terbaru

Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan dinilai menjadi pijakan penting untuk memastikan arah pembangunan Indonesia berjalan selaras dengan jati dirinya sebagai negara kepulauan.[Hs]

#indonesiaswasembada

Ratu Hemas : RUU Daerah Kepulauan Perkuat Kebijakan Arah Pembangunan

Senin, 27 Jul 2026 - 11:55 WIB

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan mundur dari jabatannya. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor BI.[Hs]

#indonesiaswasembada

Perry Warjiyo mundur Dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia

Senin, 27 Jul 2026 - 10:21 WIB

Ilustrasi Penembakan Kapal Iran oleh Ukraina

#indonesiaswasembada

Ukraina Tembak Kapal Dagang Iran, Menlu Seyed Desak UE Ambil Tindakan

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:46 WIB

Menteri PPA dan Wagub Lampung Jihan

#indonesiaswasembada

PPPA Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:32 WIB

Menteri PPA dan Korban Kekerasan Seksual

#indonesiaswasembada

Menteri PPPA Beri Pendampingan Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:25 WIB