Laporan: Aristusyah
TULANG BAWANG BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar kegiatan senam dan jalan sehat bersama masyarakat guna memperingati Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (15/08/2023), dan dihadiri anggota Forkopimda Kabupaten Tubaba, seluruh ASN, dan masyarakat setempat.
Saat membuka kegiatan tersebut, Dalam sambutan Pj Bupati Tubaba, Drs. M Firsada, mengatakan, hari ini pihaknya melaksanakan jalan sehat senam dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78.
“Kita merdeka sudah 78 tahun, setiap tahun kita memperingati kemerdekaan agar kita mengenang para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia ini, tokoh proklamator kita Bapak Soekarno dan Bung Hatta sudah memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945,” kata Pj Bupati Firsada.
Menurutnya, semua orang harus melanjutkan perjuangan proklamator mengisi kemerdekaan, sehingga semua tetap sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kalau dulu negara lain menjajah dengan agresi dengan menduduki wilayah, tapi zaman sekarang dengan kemajuan, negara-negara dijajah melalui teknologi, melalui narkoba, melalui ideologi ideologi transnasional, maka kita harus menjaga wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Dirinya pun menambahkan, bahwa Pancasila tidak boleh diganti dengan ideologi lain, Pancasila sudah menjadi dasar negara serta ideologi negara, mempersatukan yang berbeda-beda dan Bhinneka Tunggal Ika mempersatukan kita.
“Mari kita lanjutkan perjuangan kita, bergembira bersukaria untuk mengingatkan bahwa kita telah merdeka, merdeka atas diri sendiri, merdeka atas Negara Republik Indonesia, semoga NKRI tetap berkibar dan Pancasila tetap jaya.”
“Kami juga berharap, semoga seluruh warga masyarakat Kabupaten Tubaba diberi kesehatan dan kekuatan,” pungkasnya. (Adv)






![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


