Pemilu Tertutup, PDIP Ingin Hattrick Menang Pileg dan Pilpres 2024

Kamis, 23 Februari 2023 | 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri Suroyo

JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menjadi satu-satunya partai yang paling siap dalam menyusun calon anggota legislatifnya jika Pemilu sistem tertutup.

“Iya memang disiapkan untuk menghadapi Pemilu legislatif dengan sistem proporsional tertutup,” kata Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, DR. Ujang Komarudin dalam diskusi Empat Pilar bertajuk “Sistem Pemilu dan Masa Depan Demokrasi Pancasila”, yang digelar oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Humas dan Sistem Informasi, Setjen MPR RI, di Media Center Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2)..

“Partai yang paling rapi menyusun Calegnya adalah PDIP. Tapi semuanya disusun dalam sistem Pemilu proporsional tertutup,” tambahnya.

Baca Juga:  Gubernur Mirza Tekankan Penghormatan terhadap Teman Tuli

Ujang menduga para Caleg partai berlambang banteng hitam dengan moncong putih itu disusun dengan format sistem Pemilu tertutup ditujukan untuk meraih kemenangan dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden.

“PDIP ingin hattrick, Menang Pilpres dan menang Pileg, cara yang memungkin untuk itu, ya tertutup. Kalau terbuka, PDIP kan sudah jadi musuh bersama dalam kontek menentukan sistem Pemilu legislatif,” tegasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu menjelaskan, pilihan terhadap sistem proporsional terbuka di Pemilu 2024 nanti merupakan konsensus dari sembilan Fraksi di DPR RI, sehingga melahirkan UU tentang Pemilu.

“Sistem proporsional terbuka ini, demokrasi Indonesia sudah terbilang maju. Kini ditarik-tarik lagi ke belakang seperti era Orde Baru. Pertanyaan saya, kapan mau tinggal landasnya demokrasi di Indonesia ini? Sistem Pemilu proporsional terbuka saja yang sedang jalan saja masih digugat,” ujarnya.

Baca Juga:  Puspom TNI Perkuat Pengamanan Wallakir

Menurut Ujang , semestinya Partai Golkar yang sangat menginginkan sistem proporsional tertutup karena akan membawa bangsa ini ke sistem Orde Baru di bawah kekuasaan Presiden Soeharto.

” Partai Golkar juga menghindar dari gagasan sistem proporsional tertutup, karena di sistem proporsional terbuka hanya orang-orang terbaik yang muncul. Sebaliknya, kalau tertutup, maka tertutup peluang bagi orang-orang yang berjuang untuk demokrasi seperti aktivis,” pungkasnya. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina
Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global
Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel
Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah
Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus
Lampung Perkuat Pembangunan SDM Berbasis Akhlak
Mirza Buka “Gubernur Lampung Badminton Open 2026”
Asian Games: Angkat Besi Pecahkan Enam Rekor Dunia

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 23:27 WIB

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 September 2026 - 23:17 WIB

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 September 2026 - 21:22 WIB

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 September 2026 - 21:21 WIB

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 September 2026 - 18:36 WIB

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini memperlihatkan sebuah tank Ukraina yang hancur akibat serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua)

Berita Utama

Rusia Hancurkan 25% Fasilitas Internet dan Starlink Ukraina

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:27 WIB

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan diskusi dalam kelompok kecil dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Ruang Oval setelah upacara penyambutan di Gedung Putih, Washington DC, AS, pada 24 September 2026. Trump menggelar upacara penyambutan bagi Xi, yang sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke AS, di Gedung Putih pada Kamis (24/9). (Xinhua)

Berita Utama

Pertemuan Xi-Trump Suntik Kepercayaan dan Stabilitas Global

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:17 WIB


Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua)

Berita Utama

Menlu Iran: Lebih dari 5.000 Tewas dalam Serangan AS-Israel

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:22 WIB

Iran sangat siap Hadapi Perang, lawan Amerika sekalipun

Berita Utama

Persenjataan Iran Aman, Ditempatkan di Bawah Tanah

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:21 WIB

Presiden AS Larangan Beberapa media liputan di Gedung Putih. Menurutnya larangan itu karena media tersebut sering membuat laporan palsu.[Xinhua]

Berita Utama

Trump Tolak Usulan Iran: Hormuz Merana, Perang Jalan Terus

Minggu, 27 Sep 2026 - 18:36 WIB