Pembekalan Mahasiswa KKN Transformatif 2026, Rektor: Belajarlah dari Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 | 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (UIN RIL) Prof. H. Wan Jamaluddin, M.Ag., Ph.D. mengingatkan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Transformatif Tahun 2026 agar menjadikan pengabdian sebagai ruang belajar bersama masyarakat, bukan datang dengan merasa paling mengetahui.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Pembekalan Mahasiswa KKN Transformatif Tahun 2026, Selasa (21/7/2026), di Ruang Teater Lt.2 Gedung Academic & Research Center UIN.

Pembekalan ini diikuti oleh 2185 mahasiswa KKN Transformatif 2026 secara hybrid yang menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi KKN mulai 1 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, pembekalan merupakan awal dari perjalanan yang akan menguji tidak hanya kemampuan akademik mahasiswa, tetapi juga karakter, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Hari ini adalah awal dari perjalanan yang akan menguji ilmu, karakter, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, dan kepedulian kalian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berpesan agar mahasiswa tidak terburu-buru merasa paling pintar ketika berada di lokasi KKN. Menurutnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengenali potensi daerah, memahami tantangan yang dihadapi masyarakat, kemudian bersama-sama mencari solusi yang dapat memberikan manfaat.

“Jangan cepat-cepat membusungkan dada. Datanglah ke masyarakat, pelajari potensi yang ada, pahami tantangan yang sedang dihadapi, kemudian pikirkan solusi yang bisa kita berikan bersama,” katanya.

Rektor juga mengingatkan bahwa pelaksanaan KKN dapat menjadi ruang lahirnya gagasan maupun tema penelitian yang bermanfaat bagi pengembangan keilmuan. Karena itu, mahasiswa diminta peka terhadap berbagai persoalan yang ditemui selama berada di lapangan.

KKN Transformatif tahun ini mengusung tema Gerakan Kolaborasi Kampus dan Kota untuk Membangun Bandar Lampung yang Berkelanjutan melalui Penguatan Ketahanan Pesisir, Pengembangan Ekowisata Perkotaan, Ekonomi Hijau, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Pengentasan Kemiskinan.

Baca Juga:  Bina Dalang Muda, Dinas Kebudayaan Yogyakarta Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026

Ia menjelaskan, tema KKN Transformatif tahun ini yang berfokus pada kawasan pesisir sejalan dengan arah pengembangan keilmuan UIN RIL. Ke depan, kata dia, kampus juga akan mengembangkan fakultas yang berkaitan dengan keilmuan kemaritiman.

Menurutnya, mahasiswa KKN merupakan representasi sekaligus wajah UIN RIL di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta mahasiswa lebih banyak berinteraksi dengan warga dibandingkan menghabiskan waktu di depan telepon genggam.

“Jangan sampai lebih banyak berinteraksi dengan layar telepon daripada dengan masyarakat. Bercengkeramalah dengan masyarakat, dengarkan mereka sebelum menawarkan solusi. Masyarakat adalah guru kehidupan,” ujarnya.

Rektor juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi selama menjalankan KKN. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pengabdian tidak ditentukan oleh kemampuan individu, melainkan oleh kerja sama seluruh pihak.

“Hari ini bukan zamannya superman. Yang dibutuhkan adalah superteam. Kesuksesan KKN diukur dari seberapa baik kalian bekerja sama dengan teman satu kelompok, DPL, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta mahasiswa menghadirkan perubahan yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar menyelesaikan kewajiban administrasi.

“Jangan hanya meninggalkan laporan, tetapi tinggalkan perubahan. Sekecil apa pun, hadirkan dampak nyata bagi masyarakat, baik melalui pengelolaan sampah, pemberdayaan UMKM, ruang belajar anak, maupun program lain yang memberikan manfaat,” katanya.

Rektor turut mengingatkan mahasiswa agar menggunakan media sosial secara bertanggung jawab sebagai sarana dokumentasi dan inspirasi, bukan sekadar mencari perhatian. Setiap unggahan, menurutnya, harus mencerminkan etika serta menjaga nama baik UIN RIL sebagai perguruan tinggi Islam.

Baca Juga:  Mahasiswa UIN RIL Asah Menulis Opini dan Berita Berbasis AI di JMSI

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas selama menjalankan KKN dengan membiasakan datang tepat waktu, menepati janji, menghormati adat istiadat setempat, menjaga tutur kata, dan membangun kepercayaan masyarakat.

“Masyarakat mungkin tidak akan mengingat IPK kalian, tetapi mereka akan mengingat sikap, pengabdian, dan manfaat yang kalian tinggalkan. Karena itu, jadilah mahasiswa yang membawa ilmu dengan rendah hati, mengabdi dengan sepenuh hati, dan pulang membawa manfaat yang nyata,” pesannya.

Pada hari pertama pembekalan, mahasiswa menerima materi mengenai Isu dan Problematika Pembangunan Kota, khususnya Wilayah Pesisir Kota Bandar Lampung yang disampaikan Kepala Bapperida Kota Bandar Lampung, Dini Purnamawaty, S.E., M.Si. Selanjutnya, Anto Kurniawan dari Yayasan Boemikita membawakan materi Ekonomi Sirkular: Warga Sejahtera, Lingkungan Terjaga, serta Ika Listiana, M.Si., dari Equilibri Lestari Bumi yang juga dosen UIN Raden Intan Lampung menyampaikan materi “Bye Bye RW Kumuh, Selamat Datang Kawasan Hijau!”

Pembekalan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan materi Sertifikasi Halal untuk UMKM oleh Kepala Pusat Kajian dan Layanan Halal UIN RIL Dr. Edi Susilo, M.H.I., Anti Kekerasan Seksual dan Anti Perundungan oleh Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Dr. Yunidar Cut Mutia Yanti, M.Sos.I., Moderasi Beragama dan Toleransi di Tengah Masyarakat oleh Kepala Pusat Moderasi Beragama Dr. Abd. Qohar, M.S.I., serta Teknik Pelaporan KKN oleh Founder ZAZN Techno Supriyadi, S.Pd.Gr. ()


Penulis : Desty Efriyani


Editor : Nara


Sumber Berita : UIN RIL

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Sejumlah Wartawan Indonesia Kunjungi Chendu China
Penembakan Mantan Istri Hingga Tewas, Ini Kata Kapolres Mesuji
Purnama Wulan Sari Mirza: PMI Hadir di Tengah Warga yang Terdampak Krisis Air
Bentuk Kekerasan Fatal, Mantan Suami Tembak Mantan Istri di Jalan Poros Wiralaga Mesuji
Serangan Siber Q1 2026, Melonjak 62 % di Indonesia
Lanudad Gatot Subroto Adakan Syukuran HUT Ke-29 
1 Tahun Kodam XXI, TNI-Pemprov Perkuat Stabilitas dan Ketahanan Pangan
Polres Way Kanan Amankan 2 Orang Terduga Penyalahgunaan Narkoba
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Sejumlah Wartawan Indonesia Kunjungi Chendu China

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Penembakan Mantan Istri Hingga Tewas, Ini Kata Kapolres Mesuji

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Purnama Wulan Sari Mirza: PMI Hadir di Tengah Warga yang Terdampak Krisis Air

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:39 WIB

Bentuk Kekerasan Fatal, Mantan Suami Tembak Mantan Istri di Jalan Poros Wiralaga Mesuji

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Serangan Siber Q1 2026, Melonjak 62 % di Indonesia

Berita Terbaru

Sejumlah Wartawan Indonesia saat mengunjungi Chengdu China [Xin]

#indonesiaswasembada

Sejumlah Wartawan Indonesia Kunjungi Chendu China

Senin, 10 Agu 2026 - 17:48 WIB

#indonesiaswasembada

Penembakan Mantan Istri Hingga Tewas, Ini Kata Kapolres Mesuji

Senin, 10 Agu 2026 - 16:45 WIB

Ilustrasi Serangan Siber

#indonesiaswasembada

Serangan Siber Q1 2026, Melonjak 62 % di Indonesia

Senin, 10 Agu 2026 - 16:10 WIB