Laporan: Fathul
JAKARTA-Pelonggaran bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) adalah sangat tepat. Selagi memenuhi syarat dan ketentuan seperti sudah mendapatkan vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga/ Inid dikatakan anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto.
“Saya setuju itu sehingga berbagai perubahan itukan sejalan dengan evidence based terkait dengan penelitian Omicron. Saya kira itu bentuk kehati-hatian pemerintah mulai dari 14 hari, 7 hari, 5 hari, lalu sekarang menjadi 3 hari. Pengendalian penularan itu terkendali,” ungkap Edy (15/2).
Politisi PDI-Perjuangan ini menilai kebijakan tersebut sudah sesuai diterapkan, terlebih bagi masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi booster yang dinilai sudah memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih adaptif terhadap Covid-19. Sehingga di samping menekan penularan Covid-19, di sisi lain perekonomian juga masih bisa berjalan.##






![SPPG Diaktivasi Bertahap [lin-bg]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/SPPG-Diaktivasi-Bertahap-225x129.jpg)
![Rapat Kordinasi terkait SPPG 3T di Indonesia [lin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/3t-225x129.jpg)
![Ilustrasi Pajak Makan Minum, Masyarakat Jepang dengan kehidupannya [xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Pajak-Makan-Minum-Masdyarakat-Jepang-dengan-kehidupannya-225x129.jpg)
![Mahasiswa KKN UIN Raden Intan Dampingi UMKM Telor Bu Uum Liwat Penjualan Digital [lin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Telor-Asin-Bu-Uum-225x129.jpg)


![SPPG Diaktivasi Bertahap [lin-bg]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/SPPG-Diaktivasi-Bertahap-129x85.jpg)
![Rapat Kordinasi terkait SPPG 3T di Indonesia [lin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/3t-129x85.jpg)
![Ilustrasi Pajak Makan Minum, Masyarakat Jepang dengan kehidupannya [xin]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/08/Ilustrasi-Pajak-Makan-Minum-Masdyarakat-Jepang-dengan-kehidupannya-129x85.jpg)


