Pelaku Pelempar Molotov Masih Dalam Penyelidikan Polisi

Minggu, 17 Desember 2023 | 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis
SEKRETARIS Nahdlatul Ulama Lampung, Hidir Ibrahim hingga Minggu (17/12) masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Demikian diungkap Hidir dalam pesan WhatsApp.

Hidir berharap pelaku segera ditangkap agar diketahui motiv dibalik lemparan molotov yang ditujukan pada diri dan kediamannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah mewah milik tokoh Ansor Lampung di molotov orang tak di kenal. Peristiwa mengerikan itu terjadi pada Sabtu dini hari (16/12) lalu.

Baca Juga:  Tinggal 20 Penyintas Penyerangan Jepang ke Nanjing

Peristiwa pelemparan bom jenis botol tersebut dibenarkan Ketua RT 09 Rosadi ketika di wawancarai lintaslampung.com, Minggu (17/12).

Dikatakan Rosadi, pelaku diduga sebanyak dua orang menggunakan sepeda motor dan melemparkan bom molotov tersebut ke halaman rumah mewah milik Sekretaris Nahdlathul Ulama (NU) ini yang terletak di seputaran Jl Raden Gunawan Rajabasa Bandarlampung ini.

Dikatakan, pelemparan yang dilakukan orang tak dikenal ini mengenai halaman depan dan mengenai tiang listrik dan meledak. Ledakan molotov tersebut membangunkan tetangga sekeliling kediaman Hidir Ibrahim yang juga mantan anggota DPRD Provinsi Lampung dari F PKB ini.

Baca Juga:  Gubernur Lampung Minta Kapolda Baru Kawal Program Pembangunan

Ditambahkan tokoh masyarakat-tetangga Hidir, Cik Ujang, kasus tersebut sudah ditangani aparat kepolisian setempat. Hingga berita ini dilansir, Hidir belum menjawab pesan WhatsApp yang ditujukan padanya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan
Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel
Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar
Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 23:18 WIB

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 November 2026 - 22:12 WIB

Liga Arab Desak Penyelidikan atas Penyiksaan Tahanan Asal Gaza di Penjara Israel

Senin, 2 November 2026 - 21:00 WIB

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Berita Terbaru

Berita Utama

Kanada-AS Kolaborasi soal Perdagangan Saling Menguntungkan

Senin, 2 Nov 2026 - 23:18 WIB


Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media di South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Trump Ancam, Teheran Janji Balas Lebih Besar

Senin, 2 Nov 2026 - 21:00 WIB


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB