Laporan : Heri Suroyo
JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan membangun pelabuhan Samudera di Sumatera Selatan (Sumsel) di kawasan Tanjung Carat.
Pembangunan Pelabuhan Samudera adalah kabar gembira dari Erick Thohir kepada masyarakat Sumsel, karena tidak lama lagi akan memiliki pelabuhan yang merupakan impian masyarakat Sumsel sejak lama.
“Ada kabar gembira dari pak Erick, apa yang kita impikan dan apa yang kita perjuangkan bahwa Sumatera Selatan ini harus ada pelabuhan Samudra, InshaAllah akan segera terwujud berkat dorongan pak Erick Thohir,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru dihadapan ribuan masyarakat Sumsel di acara tabligh akbar dan dzikir bersama Majelis Dzikir At-Thohir di Kota Palembang, kemarin.
Dikatakan orang nomor satu di Sumsel itu, dengan adanya pelabuhan nanti, pertumbuhan ekonomi di Bumi Sriwijaya itu akan meningkat, karena Sumsel ke depan tidak lagi menumpang di pelabuhan di luar Sumsel.
“Muda-mudahan pertumbuhan ekonomi kita akan semakin baik, karena kita tidak harus menumpang pelabuhan dimana-mana,” ucapnya.
“Karena Sumatera Selatan akan terwujud mimpinya hadir sebuah pelabuhan samudra di Tanjung Carat, dan InshaAllah segera terlaksana berkat dorongan Pak Erick Thohir,” jelasnya.
Atas perhatian Erick Thohir kepada Provinsi Sumsel, Herman Deru meminta masyarakat Sumsel terus mendoakan Erick Thohir agar selalu sehat dan mengabdi kepada masyarakat di bangsa ini.
“Kita doakan beliau terus sehat, terus berjuang dan terus mengabdi kepada negara ini. hanya Allah yang bisa membalas ini,” pungkasnya. ##





![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


