Pastikan Takjil Bebas Zat Berbahaya, Ini Yang Di Lakukan Kapus dan Camat RJU

Kamis, 4 April 2024 | 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Nara J Afkar 

MESUJI – Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji melalui Puskesmas Panggung Jaya di dampingi camat Rawajitu Utara Hendra Kurniawan, S.Kom melakukan pembinaan dan pemeriksaan terhadap jajanan takjil yang di jual di pasar bedug area pasar Panggung Jaya, Kecamatan setempat, Rabu (3/4).

Kepala Puskemas Panggung Jaya Tego Wiyono menggatakan, pemeriksaan jajanan takjil ini dilakukan untuk memastikan takjil yang banyak di jual pedagang di bulan suci ramadhan ini aman dan sehat untuk di konsumsi masyarakat.

Baca Juga:  AS Naikkan Anggaran Perang Lawan Iran 47 Miliar Dolar

“Sudah dua kali kita lakukan pengecekan jajanan takjil selama bulan suci Ramadhan ini, untuk memastikan jajanan berbuka puasa ini aman di konsumsi dan bebas dari zat-zat berbahaya,” ujarnya.

Tego menambahkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan sejauh ini, belum ditemukan makanan dan minuman yang di jual dipasar bedug Rawajitu Utara ini ada yang berbahaya untuk di konsumsi.

“Alhamdulillah sejauh ini masih aman semua dagangan takjilnya. Tidak ada kandungan kadar pewarna makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan pembelinya,” tambah Kapus Panggung Jaya ini.

Baca Juga:  Studi: Konsumsi Buah Turunkan Depresi

Sementara itu, Camat Rawajitu Utara Hendra Kurniawan, S.Kom yang turut mendampingi pihak puskesmas memeriksa jajanan takjil Ramadhan ini, menghimbau kepada para pedagang maupun masyarakat untuk tetap selalu menjaga kebersihan, terutama kebersihan makanan atau minuman yang dijual.

“Penjual juga senang saat dagangan mereka diperiksa untuk meyakinkan warga yang membeli bahwa jajanan yang disediakan terjamin kesehatan dan kebersihannya sehingga aman untuk di konsumsi,” pungkasnya.##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok
Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?
782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda
Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara
Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih
Raksasa Undustri Kertas Indonesia, Pamerkan Inovasi Hijau di CIIE
Netty Prasetyani Soroti Modus Narkotika di Cairan Vape
Siarkan Sidang Terbuka, Setjen DPR Sabet State Institution Award CNN 2026

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:55 WIB

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 November 2026 - 22:03 WIB

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 November 2026 - 21:45 WIB

782 Anak Terpapar Radikalisme: DPRD Lampung Ingatkan Bahaya Doktrinasi Muda

Sabtu, 7 November 2026 - 20:14 WIB

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 November 2026 - 20:10 WIB

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Berita Terbaru

Yustian Rovi Alfiansah menghadiri Forum Kerja Sama Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Internasional (International Science and Technology Innovation Cooperation Forum/ISTICF) dan Konferensi Inovasi Teknologi Laut Dalam (Deep-Sea Technology Innovation Conference/DSTIC) Pelabuhan Perdagangan Bebas Hainan 2026, yang merupakan edisi keempat, di Sanya, Provinsi Hainan, Tiongkok selatan, pada 4 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Mengarungi Laut Dalam: Sebuah Visi Baru Bagi Indonesia-Tiongkok

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:55 WIB

Infografis ini menampilkan ketersediaan psikiater dan psikolog klinis di Indonesia. Data nasional per 1 September 2026 bersumber dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI), sedangkan sebaran per provinsi bersumber dari kajian Info Singkat DPR RI (Oktober 2023). (Xinhua)

Berita Utama

Curhat dengan AI, Sejauh Mana Batas Toleransi?

Sabtu, 7 Nov 2026 - 22:03 WIB

Mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak (pertama dari kiri) terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 22 Desember 2025. Mantan PM Malaysia Najib Razak gagal dalam upaya bandingnya untuk dipindahkan ke tahanan rumah setelah Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur menolak permohonannya pada hari itu. (Bernama/Xinhua)

Berita Utama

Mantan PM Malaysia Najib Razak Kembali ke Penjara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:14 WIB

Berita Utama

Trump Tunjuk Stephen Miller jadi Kepala Staf Gedung Putih

Sabtu, 7 Nov 2026 - 20:10 WIB