Pasangan AMIN Disebut Koalisi Muhammadiyah-NU

Jumat, 3 November 2023 | 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Heri

Jakarta – Mantan ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin bersilaturahmi dengan Ketum Partai Kebangkitan Bangsa yang juga bakal cawapres Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar. Dalam pertemuannya, Din berseloroh pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ‘AMIN’ adalah koalisi Muhammadiyah-Nahdlatul Ulama (NU).

“Dari sudut kriteria, ini bukan suatu kebetulan. Saya ditanya ‘kapan terjadi Indonesia dipimpin tokoh NU dan Muhammadiyah?’ Saya jawab begini, ‘Cak Imin itu tokoh NU, Mas Anies bisa lah dianggap dari Muhammadiyah. Ini sudah terjadi koalisi Muhammadiyah-NU,” kata Din di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023).

Din menyebut bahwa, baik Anies maupun Imin, merupakan cucu dari tokoh pergerakan nasional. Anies merupakan cucu AR Baswedan yang merupakan tokoh nasional yang merupakan warga Muhammadiyah. Adapun Cak Imin adalah cucu dari Kyai H Wahab Chasbullah dan Bisri Syansuri, yang juga tokoh pergerakan nasional dan tokoh NU.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Dorong Percepatan Survei Seismik 2D Gerbera untuk Buka Potensi Cadangan Migas Lampung

“Ormas-ormas Islam termasuk NU dan Muhammadiyah punya wawasan tengah atau wasatiyah. Ini maksud kami datang, untuk apresiasi terhadap ijtihad politik,” ujar dia.

“Tapi kepada para tokoh agama lain, ini bukan wawasan sekternianisme. NU dan Muhammadiyah pilar dari bangsa dan negara Indonesia, jadi enggak perlu khawatir karena turut membangun bangsa dan negara,” terangnya.

Baca Juga:  Peringati HUT ke 25, DPC Partai Demokrat Mesuji Lakukan Gerakan Langit Biru Indonesia Asri 

Dalam kesempatan itu, Din bersama para pimpinan ormas Islam yang hadir di DPP PKB menunjukkan dukungannya terhadap AMIN dari Koalisi Perubahan dalam Pilpres 2024 mendatang. Adapun Koalisi Perubahan meliputi PKS, PKS, dan Partai Nasdem.

“Ini bagian dari silaturahmi kita, sebelumnya sudah ke DPP PKS (Kamis, 26 Oktober 2023), hari ini ke DPP PKB dan Insya Allah hari Senin, 6 November 2023 akan datang ke DPP Partai Nasdem, Insya Allah ketua umumnya langsung yang akan menerima,” tutur dia. (*)

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’
Anda adalah Saya’: Pesan Toleransi Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Peran Tokoh Hindu di Film Ageman
Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar
12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat
AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret
PM Kanada Serukan Siap Hadapi Perang Dagang AS
AS Klaim Tenggelamkan 5 Kapal Tanker Minyak Iran
Arogansi Trump Berlanjut, Produk Kanada Dihapus dari Daftar Kontrak AS

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:13 WIB

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 September 2026 - 21:12 WIB

Anda adalah Saya’: Pesan Toleransi Dosen Unila I Wayan Mustika Lewat Peran Tokoh Hindu di Film Ageman

Rabu, 9 September 2026 - 20:45 WIB

Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar

Rabu, 9 September 2026 - 20:08 WIB

12 Raperda Inisiatif DPRD Lampung Menyasar Sektor Strategis, Pemprov Tekankan Manfaat untuk Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 19:46 WIB

AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret

Berita Terbaru


Sejumlah penumpang berjalan di Bandar Udara Heathrow di London, Inggris (Xinhua)

#indonesiaswasembada

1.000 Lebih Penerbangan di Inggris di ‘Canceled’

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:13 WIB

Infografis Kasus Arinal Djunaidi

#indonesiaswasembada

Kasus Arinal; Jaksa Sebut Negara Rugi Rp 268,76 miliar

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:45 WIB

Ditengah setiap langkahnya kain tak jelas, Trump lempar pernyataan 'Perang Dengan Iran ' adalah perkara kecil. [XInhua]

#indonesiaswasembada

AS Sanksi 27 Maskapai Iran, Malaysia pun Ikut Terseret

Rabu, 9 Sep 2026 - 19:46 WIB