Pantau Bandara dan Terminal, Ini Temuan Ombudsman Lampung

Selasa, 26 April 2022 | 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan: Anis

Bandar lampung – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf beserta jajaran melakukan pemantauan arus mudik lebaran di Bandara Radin Inten II dan Terminal Rajabasa.

Dalam pemantauan di Bandara, Assisten Manager PT. Angkasa Pura II, Latif Nur Sasongko menyatakan bahwa dalam pelaksanaan arus mudik di bandara relatif aman, disebabkan unit maskapai yang tersedia memang terbatas dampak dari Pandemi Covid-19 selama 2 tahun belakang. Selain itu penerapan prokes serta pengecekan vaksin relatif tertib.

Hal tersebut selaras dengan hasil pantauan Nur beserta jajaran pada lokasi Bandar Radin Intan II dengan tidak adanya temuan khusus yang perlu dikhawatirkan.

“Dari hasil pengamatan kami, seluruh protokol telah diterapkan dengan baik ya, penanda khusus terkait penggunaan e-hac, ketentuan syarat vaksin dan booster serta himbauan jaga jarak terpampang dengan jelas, insya allah tertib”, ungkap Nur Rakhman.

Baca Juga:  Dua Kapal Tanker UEA Diserang saat Melintasi Selat Hormuz

Selain Bandara Radin Intan II, Tim Ombudsman juga bertolak ke Terminal Rajabasa. Pada pemantauan ke posko terpadu, tim masih menemukan belum adanya himbauan terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Pada penelusuran ke salah satu bus yang sedang menunggu penumpang, juga belum ditemukan adanya informasi yang terpampang terkait prosedur pelaksanaan perjalanan dalam pencegahan penularan Covid-19. Para petugas Bus seperti pengemudi dan asistennya terlihat tidak memakai masker dalam menjalankan tugas.

“Pemantauan di Terminal Rajabasa ini masih menjadi atensi saya ya, karena kami tidak menemukan adanya sentra vaksin dan booster untuk memfasilitasi masyarakat yang belum melaksanakan vaksin lengkap ataupun membawa bukti antigen, secara protokol juga masih belum ada kesadaran, saya rasa hal ini harus segera menjadi perhatian Kepala daerah agar memerintahkan OPD terkait untuk menertibakan terminal ini.” Ujar Nur Rakhman.

Baca Juga:  China Kembangkan Bandara Maleo di Morowali

Pihaknya menyatakan Ombudsman rutin melaksanakan pemantauan terkait arus mudik lebaran guna memastikan pelayanan publik bidang transportasi berjalan sebagaimana mestinya.

“Hasil pemantauan hari ini akan menjadi data terpadu yang akan digunakan oleh Ombudsman RI dalam mengawasi jalannya pelayanan publik dalam pelaksanaan mudik di era Pandemi”, tutup Nur. ##

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Film “Dear You” Menghidupkan Budaya China di Asia Tenggara
Qatar Bantah Klaim Penahanan Pilot Iran
Arak-Arakan Cheng Ho Digelar di Semarang
Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif
PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi
Hercules, dan KRI Bantu Masyarakat Terdampak Gempa NTT
1.267 Personel TNI Tangani Dampak Gempa di Flores
Bundokanduang Lampung Gelar Lomba Paduan Suara dan Menu Makan Bajamba

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 18:57 WIB

Film “Dear You” Menghidupkan Budaya China di Asia Tenggara

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Qatar Bantah Klaim Penahanan Pilot Iran

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Arak-Arakan Cheng Ho Digelar di Semarang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:20 WIB

PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi

Berita Terbaru

Tio Ciu, Budaya Bertahan Meski jauh Dirantau

#indonesiaswasembada

Film “Dear You” Menghidupkan Budaya China di Asia Tenggara

Minggu, 16 Agu 2026 - 18:57 WIB

#indonesiaswasembada

Qatar Bantah Klaim Penahanan Pilot Iran

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:29 WIB

ARak-Arakan Cheng Ho

#indonesiaswasembada

Arak-Arakan Cheng Ho Digelar di Semarang

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:18 WIB

#indonesiaswasembada

Skrining HIV di Lampung Harus Lebih Masif

Minggu, 16 Agu 2026 - 11:48 WIB

#indonesiaswasembada

PJ91 Lakukan Plogging, Jumhur : Bagian dari Tobat Ekologi

Minggu, 16 Agu 2026 - 08:20 WIB