Laporan: Anis
Bandar lampung – Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf beserta jajaran melakukan pemantauan arus mudik lebaran di Bandara Radin Inten II dan Terminal Rajabasa.
Dalam pemantauan di Bandara, Assisten Manager PT. Angkasa Pura II, Latif Nur Sasongko menyatakan bahwa dalam pelaksanaan arus mudik di bandara relatif aman, disebabkan unit maskapai yang tersedia memang terbatas dampak dari Pandemi Covid-19 selama 2 tahun belakang. Selain itu penerapan prokes serta pengecekan vaksin relatif tertib.
Hal tersebut selaras dengan hasil pantauan Nur beserta jajaran pada lokasi Bandar Radin Intan II dengan tidak adanya temuan khusus yang perlu dikhawatirkan.
“Dari hasil pengamatan kami, seluruh protokol telah diterapkan dengan baik ya, penanda khusus terkait penggunaan e-hac, ketentuan syarat vaksin dan booster serta himbauan jaga jarak terpampang dengan jelas, insya allah tertib”, ungkap Nur Rakhman.
Selain Bandara Radin Intan II, Tim Ombudsman juga bertolak ke Terminal Rajabasa. Pada pemantauan ke posko terpadu, tim masih menemukan belum adanya himbauan terkait protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
Pada penelusuran ke salah satu bus yang sedang menunggu penumpang, juga belum ditemukan adanya informasi yang terpampang terkait prosedur pelaksanaan perjalanan dalam pencegahan penularan Covid-19. Para petugas Bus seperti pengemudi dan asistennya terlihat tidak memakai masker dalam menjalankan tugas.
“Pemantauan di Terminal Rajabasa ini masih menjadi atensi saya ya, karena kami tidak menemukan adanya sentra vaksin dan booster untuk memfasilitasi masyarakat yang belum melaksanakan vaksin lengkap ataupun membawa bukti antigen, secara protokol juga masih belum ada kesadaran, saya rasa hal ini harus segera menjadi perhatian Kepala daerah agar memerintahkan OPD terkait untuk menertibakan terminal ini.” Ujar Nur Rakhman.
Pihaknya menyatakan Ombudsman rutin melaksanakan pemantauan terkait arus mudik lebaran guna memastikan pelayanan publik bidang transportasi berjalan sebagaimana mestinya.
“Hasil pemantauan hari ini akan menjadi data terpadu yang akan digunakan oleh Ombudsman RI dalam mengawasi jalannya pelayanan publik dalam pelaksanaan mudik di era Pandemi”, tutup Nur. ##





![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-225x129.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-225x129.jpeg)
![Alih-alih memegang kamera, Veldesen Yaputra, mahasiswa arsitektur sekaligus kreator konten asal Indonesia, berdiri tenang di depan sebuah bangunan kuno China. Dengan buku sketsa di tangannya, dia secara cermat menggambar kerumitan struktur kayu dan lekukan atap bangunan megah tersebut.[]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.10.57-225x129.jpeg)


![Ketua Umum Pengurus Besar Mathla'ul Anwar (PBMA) Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., melepas keberangkatan 448 mahasiswa Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, yang akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun Akademik 2025/2026.[Hs]](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.51.48-129x85.jpeg)

![Seorang peserta dalang remaja berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 Juli 2026.[]Seorang dalang remaja, Latif Listyo Wicoro (22 tahun) berlatih memainkan wayang sebelum pertunjukan dalam Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Gedung Societet, Yogyakarta, Selasa (21/7). Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 diikuti oleh 20 peserta yang diselenggarakan hingga 24 Juli mendatang. Festival ini menampilkan pertujukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.](https://web.lintaslampung.com/wp-content/uploads/2026/07/WhatsApp-Image-2026-07-23-at-12.29.28-129x85.jpeg)


