Panen Raya, Padi Mesuji Untuk Siapa

Senin, 6 April 2026 | 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MESUJI – Puluhan mobil Truck nampak terparkir disepanjang jalan di areal persawahan Kecamatan Mesuji dan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji menjadi pemandangan biasa saat musim panen tiba.

Bukan tanpa alasan mobil-mobil yang “rata-rata” berasal dari luar daerah itu berjajar rapi di tepi jalan Kawasan transmigrasi yang memiliki ikon Kota Terpadu Mandiri (KTM) tersebut.

Kehadiran puluhan Truck pengangkut ini diketahui, menunggu antrian muatan padi miliki masyarakat setempat untuk di antar ke juragan Gabah(sebutan lain dari padi-red) di luar Kabupaten Mesuji

“Ya macem-macem mas, ada yang dikirim ke Pringsewu (Kabupaten Pringsewu, Lampung), Kota Metro, bahkan ada yang di bawa ke Palembang,”ucap Muji (45) warga setempat, saat di tanya kemana padi hasil panen masyarakat itu akan di bawa?.

Baca Juga:  Karang Taruna Got Talent 2026, Saatnya Bakat Lokal Unjuk Prestasi

Saat musim panen seperti ini terang Muji, biasanya Petani tidak lagi membawa hasil panen pulang kerumah, tapi petani memilih menjual padi di lahan kepada “toke”dengan kisaran harga Rp.6000-6.300/kilogram, dan hanya menyisakan untuk kebutuhan pangan dirumah,”kalu harga jual gabah tergantung kwalitas padi ya,”ujarnya singkat.

Namun timpalnya, dari harga Padi tersebut petani belum terima harga bersih karena,menurutnya, petani masih terkena ongkos ojek untuk mengeluarkan(lasir) hasil panen dari lahan ke jalan untuk bias di muat oleh mobil angkutan,”biasanya ongkos jasa ojek Rp.8000/karung,”ujarnya.

Untuk di ketahui, Kecamatan Mesuji Timur dengan potensi Sumber Daya Alam(SDA) yang di miliki, mayoritas lahan persawahan menjadi salah satu Kecamatan dari Tiga Kecamatan di Kabupaten Mesuji antara lain, Kecamatan Mesuji dan Rawa Jitu Utara, menjadi penghasil padi terbanyak.

Baca Juga:  Hadeh, Karhutla Belum Selesai, BNPB di OTT KPK

Sayangnya potensi ini belum terkelola dengan baik, sehingga gabah mesuji masih banyak yang di bawa keluar daerah, yang di di kelola oleh perusahaan beras untuk di kelola menjadi beras kemasan berbagai merek dagang, yang “dimungkinkan” di kembalikan ke pasaran tidak terkecuali pasar di Kabupaten Mesuji dengan harga relatif lebih tinggi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mesuji per Bulan September 2024, Kabupaten Mesuji menempati Peringkat ketiga di Provinsi Lampung sebagai daerah penghasil Padi terbanyak setelah Kabupaten Lampung Selatan dan Lampung Tengah.


Penulis : Nara J Afkar


Editor : Desty


Sumber Berita : Mesuji

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok
Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi
Permata Gelar Istighosah Di Kasui
Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat
IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut
Jakarta Game On 2026 Dorong Eekosistem Game dan Ekonomi Kreatif
Kapolres Mesuji Gelar Subuh Keliling Serap Aspirasi Masyarakat
APINDO Diharap Perkuat Ekosistem Usaha dan Pemberdayaan UMKM
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:22 WIB

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Berita Terbaru

Foto yang diabadikan pada 14 Oktober 2026 ini menunjukkan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mempelajari pertanian cerdas dalam kunjungannya di Chongqing, Tiongkok barat daya. (Xinhua)

Berita Utama

Mentrans RI Jajaki Kerja Sama di Chongqing, Tiongkok

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:38 WIB

Foto yang bersumber dari Pusat Media Houthi ini memperlihatkan peluncuran rudal yang diduga mengarah ke Mocha di Yaman, pada 9 Agustus 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Presiden Mesir Dukung Keamanan Arab Saudi

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:32 WIB

Berita Utama

Permata Gelar Istighosah Di Kasui

Minggu, 18 Okt 2026 - 14:04 WIB

Para petani Palestina terlihat di sebuah pos pemeriksaan militer Israel setelah pasukan tersebut mencegah mereka memanen zaitun di lahan mereka, di Desa Salem, sebelah timur Nablus, di Tepi Barat, pada 17 Oktober 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pemukim Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:28 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini memperlihatkan kapal-kapal niaga yang terdampar di perairan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xinhua)

Berita Utama

IRGC Iran: Supertanker Kedua Meledak Usai Hantam Ranjau Laut

Minggu, 18 Okt 2026 - 08:22 WIB