NU Wajib Berkontribusi Lebih Buat Umat

Selasa, 25 Juli 2023 | 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alzier-Firli di Pelantikan JMSI Lampung

Alzier-Firli di Pelantikan JMSI Lampung

Laporan: Anis
BANDARLAMPUNG-Setelah berusia seabad pada 2023 ini, dinamika di organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dihadapi berbagai tantangan.

Diakui atau tidak, NU pemberi sumbangan terbesar bagi kemaslahatan bangsa, negara dan umat. Demikian disampaikan Mu’tasyar NU, M Alzier Dianis Thabranie, Selasa (24/7).

Alzier mendorong warga Nahdliyin untuk berkontribusi melakukan berbagai perbaikan, baik kepada bangsa dan negara (islahil wathan), dunia (islahil ‘alam), maupun perbaikan umat (islahil ummah). Sebagaimana disampaikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin belum lama ini pada perayaan seabad NU.

Baca Juga:  Mirza Buka Bimtek DPRD Fraksi Gerindra

Menurut pengamatan Alzier, belakangan warga NU larut dengan permainan dunia. Akhirnya, banyak cerita miris yang tidak mengenakkan buat warga Nahdliyin.

Dirinya sepakat keinginan Ketua Umum PB NU, Gus Yahya untuk tidak menyeret-nyeret NU dalam dunia politik. Ini sikap yang terpuji dan harus di dukung. Kemudian negara meminta kader NU untuk tampil, itu masalah lain. Karena tujuan NU melalui ribuan pondok pesantren nya mencetak kader pemimpin umat yang beritegritas.

Baca Juga:  Perkuat Tata Organisasi untuk Pemerintahan Efektif dan Berintegritas

Alzier menyakini, didirikannya NU adalah untuk menjadi wadah bagi usaha mempersatukan dan menyatukan langkah para ulama pesantren dan peka terhadap masalah-masalah sosial, ekonomi, dan persoalan kemasyarakatan pada umumnya.##

 

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!
Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan
Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama
1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik
Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok
Polutan Akibat Karhutla Bahaya, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Ruang
Mediasi Tanah; Warga vs PT BTLA Berlangsung Alot
Masyarakat 8 Desa Minta HGU PT PAL Ditinjau Ulang

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 23:11 WIB

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 September 2026 - 23:04 WIB

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 September 2026 - 22:57 WIB

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 September 2026 - 22:52 WIB

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 September 2026 - 22:43 WIB

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Berita Terbaru

ilustrasi Berita Sikap Iran terhadap AS

#indonesiaswasembada

Teheran tak Pernah Menolak Keinginan AS, Perang Ok, Damai Jadi!

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:11 WIB


Li Shujiang, insinyur senior setingkat profesor di Institut Oseanografi Pertama di bawah Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok, berbagi kisah dalam acara

#indonesiaswasembada

Tiongkok-Indonesia Jajaki Kerjasama Kelautan

Rabu, 2 Sep 2026 - 23:04 WIB

Ilustrasi Kerjasama Indonesia-Makau

#indonesiaswasembada

Indonesia dan Makau Bidik Kerja Sama

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Ilustrasi Kapal Tunda Terbalik di Korea

#indonesiaswasembada

1 WNI Selamat, 1 Masih Hilang, Kapal Tunda Terbalik

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:52 WIB

Sejumlah wisatawan menunggang unta di kompleks Piramida Giza, Mesir, pada 9 April 2026. (Xinhua)

#indonesiaswasembada

Seni Dekatkan Peradaban Mesir dan Tiongkok

Rabu, 2 Sep 2026 - 22:43 WIB