Laporan: Yulizar
KATA yang mungkin tepat untuk ‘ngupi’ sore hari ini, Minggu (23/10) tepat di sebut surprise!. Mengapa tidak? Ngupi-ngopi sore ini dipertemukan dengan bakal calon gubernur yang banner nya dimana-mana-di salah satu Kedai di Jl Untung Suropati
Dia adalah Hantoni Hasan, kader PKS tulen yang beberapa bulan belakangan buat banyak kawan maupun lawan deg deg plas. Apa iya!? Mungkin pertanyaan besar saat nama ini muncul.
Betapa tidak, dengan mengusung tagline “Lampung Bangkit” makin menambah gerah bagi kebanyakan lawan politiknya. Apalagi bagi incumbent yang pasti.
Tapi Hantoni belum mau buka-bukaan menjelaskan mengapa dia memilih tagline yg “menantang” ini. Belum saatnya, paparnya penuh canda.
Kalau bicara serius atau serius bakal maju menjadi bakal calon gubernur? Hantoni menegaskan tak ada kata mundur. Meski demikian, pihaknya melakukan persiapan ini dengan berbagai pertimbangan dan strategi matang.
Dan dibuktikan Hantoni soal keseriusannya “menantang’ bakal lawannya. Orang pada sewot dengan banner “Lampung Bangkit” edisi kecil, tak lama “Lampung Bangkit” edisi lebih besar terpasang.
Ketua Dewan Pakar PKS ini berharap, Pilkada Gubernur kali ini “perang gagasan”. Oleh karenanya, memanaskan mesin sejak dini menjadi pilihan.
Menurutnya, pemaparan gagasan membangun Lampung harus dilakukan sedini mungkin. Pasalnya, isu Pilkada yang digelar 27 November 2024 bisa tergerus oleh isu Pilpres dan Pileg yang digelar lebih awal yakni 14 Februari 2024.
Dikatakan Hantoni, Lampung memiliki potensi berkembang yang luar biasa, mulai dari alam hingga pariwisata. Namun, saat ini kekayaan tersebut tidak bermanfaat signifikan bagi masyarakat. Untuk itu, Lampung perlu pemimpin yang punya visi besar mensejahterakan rakyatnya.
Hantoni mengaku, dirinya sedang mempersiapkan beberapa hal menghadapi hajatan dimaksud. Salah satunya soal perahu yang mengusung. Tapi dirinya optimis upaya tersebut dapat segera diselesaikan. Tunggu sajak!? tutup Hantoni, yg berjanji akan menyambangi JMSI satu saat.##
*Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.