Muallem Tolak Ditawari Menteri oleh Prabowo

Minggu, 19 Mei 2024 | 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETUA DPP Partai Aceh Muzakir Manaf alias Muallem menolak tawaran menteri yang diajukan Prabowo. Penolakan ini berdasar. Janji Muallem, Prabowo harus menang di Aceh, ternyata keok alias kalah.

Tawaran kurai menteri itu ditanyakan Prabowo saat bertemu beberapa waktu lalu. Muallem menolak dan langsung menegaskan dirinya untuk posisi Gubernur di Aceh saja.

Muallem mengaku dirinya sempat meminta dua jabatan menteri. Dengan catatan. Ternyata itu tidak berhasil. Dikatakan, dikasih Alhamdulillah, kalau tidak namany juga keleh alis Peabowo kalah di Aceh.

Baca Juga:  Hari Ke-6 Pencarian 5 Jurnalis, Tim SAR Temukan Terpal, Galon Di Sekitar GAK

“Waktu dia mau pulang ke Jakarta dia katakan; ‘Kamu jadi menteri apa gubernur?” gak pak, saya jadi Gubernur saja,” kata Muzakir usai meresmikan Muallem Center di Banda Aceh (18/5).

Menteri Yang Diminta Muallem

Dua menteri yang diminta oleh Muallem yaitu kursi Menteri ESDM dan Menteri Pertanian. Pasalnya, menurut dia dua sektor tersebut sangat potensial di Aceh.

“Waktu itu kita minta dua menteri dan dubes, tapi ini kalah, ya kalau dikasih alhamdulillah, kalau enggak [dikasih], ya enggak apa-apa,” katanya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Pimpin Rapat Koordinasi Gempa NTT

Muzakir Manaf selalu mendukung Prabowo Subianto mulai dari Pilpres 2014, 2019 dan 2024.

Muzakir Manaf kembali mencoba peruntungan pada Pilkada 2024 setelah kalah di Pilgub Aceh 2017 lalu saat berpasangan dengan TA Khalid.

Muzakir yakin dengan dukungan partai-partai koalisi pengusung Prabowo-Gibran di Aceh, bisa berbuat banyak untuk mendulang suara di Pilkada 2024. Apalagi tim-tim tersebut saat ini, kata dia masih solid. ##


Penulis : Heri S


Editor : Melli


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 
Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat
Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan ke Polda
Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran
Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan
Tiongkok-Indonesia Komit Perdalam Pertukaran dan Kerja Sama
Mahfud MD : Nusron Wahid Seharusnya Mundur
DPD Dan ICMI Bahas Regulasi A1 dan Penataan Demokrasi

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:56 WIB

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 September 2026 - 21:52 WIB

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan ke Polda

Senin, 21 September 2026 - 21:25 WIB

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 September 2026 - 21:21 WIB

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Berita Terbaru

#indonesiaswasembada

Guru Ngaji Lampung Siap Sosialisasi Film Ageman 

Senin, 21 Sep 2026 - 21:56 WIB

#indonesiaswasembada

Teguh Santosa: Dukungan Indonesia pada Palestina Makin Kuat

Senin, 21 Sep 2026 - 21:52 WIB

Jurnalis Simpulindonesia.com melaporkan penanggung jawab PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS), Muhamad Aris alias Pongki, ke Polda Sultra.

#indonesiaswasembada

Diduga Halangi Tugas Jurnalistik, PT GMS Dilaporkan ke Polda

Senin, 21 Sep 2026 - 21:32 WIB

WARGA Iran sumpah setia dengan pemimpinn barunya, Mojtaba Khamenei, di Lapangan Enghelab di Teheran, Iran. [Xin]

#indonesiaswasembada

Qatar Sebut AS Inginkan Perundingan dengan Iran

Senin, 21 Sep 2026 - 21:25 WIB

Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler ini memperlihatkan kapal-kapal dagang yang terjebak di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Xin)

#indonesiaswasembada

Iran Ancam Amerika dan Sekutunya Jika Lakukan Kesalahan

Senin, 21 Sep 2026 - 21:21 WIB