Muallem Tolak Ditawari Menteri oleh Prabowo

Minggu, 19 Mei 2024 | 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KETUA DPP Partai Aceh Muzakir Manaf alias Muallem menolak tawaran menteri yang diajukan Prabowo. Penolakan ini berdasar. Janji Muallem, Prabowo harus menang di Aceh, ternyata keok alias kalah.

Tawaran kurai menteri itu ditanyakan Prabowo saat bertemu beberapa waktu lalu. Muallem menolak dan langsung menegaskan dirinya untuk posisi Gubernur di Aceh saja.

Muallem mengaku dirinya sempat meminta dua jabatan menteri. Dengan catatan. Ternyata itu tidak berhasil. Dikatakan, dikasih Alhamdulillah, kalau tidak namany juga keleh alis Peabowo kalah di Aceh.

Baca Juga:  BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

“Waktu dia mau pulang ke Jakarta dia katakan; ‘Kamu jadi menteri apa gubernur?” gak pak, saya jadi Gubernur saja,” kata Muzakir usai meresmikan Muallem Center di Banda Aceh (18/5).

Menteri Yang Diminta Muallem

Dua menteri yang diminta oleh Muallem yaitu kursi Menteri ESDM dan Menteri Pertanian. Pasalnya, menurut dia dua sektor tersebut sangat potensial di Aceh.

“Waktu itu kita minta dua menteri dan dubes, tapi ini kalah, ya kalau dikasih alhamdulillah, kalau enggak [dikasih], ya enggak apa-apa,” katanya.

Baca Juga:  488 Keluarga Palestina Terdampak Operasi Militer Israel

Muzakir Manaf selalu mendukung Prabowo Subianto mulai dari Pilpres 2014, 2019 dan 2024.

Muzakir Manaf kembali mencoba peruntungan pada Pilkada 2024 setelah kalah di Pilgub Aceh 2017 lalu saat berpasangan dengan TA Khalid.

Muzakir yakin dengan dukungan partai-partai koalisi pengusung Prabowo-Gibran di Aceh, bisa berbuat banyak untuk mendulang suara di Pilkada 2024. Apalagi tim-tim tersebut saat ini, kata dia masih solid. ##


Penulis : Heri S


Editor : Melli


Sumber Berita : Jakarta

Temukan berita-berita menarik lainnya

Berita Terkait

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”
Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi
Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional
​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri
BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%
Program Keringanan Pajak Bermotor Diperpanjang, Warga Lampura Rasakan Manfaatnya
Pemprov Lampung Perkuat Akurasi Data Penerima Bansos Melalui Integrasi Data Kependudukan
Wagub Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Transformasi Rumah Sakit di Lampung

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:52 WIB

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 November 2026 - 17:10 WIB

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 November 2026 - 17:02 WIB

​Bukan Cuma Cari Kerja! Anak Muda Lampung Didorong Jadi Bos Lewat Vokasi Industri

Senin, 2 November 2026 - 16:02 WIB

BPS : Inflasi Tertinggi Di Sulawesi Utara 8,07% Dan Terendah Jakarta 2,52%

Berita Terbaru


Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua)

Berita Utama

Iran Tetapkan Inggris Entitas “Teroris dan Bermusuhan”

Senin, 2 Nov 2026 - 17:52 WIB

Ketua Pelaksana Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jakarta Arifin Zain (ketiga dari kiri), Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia Chen Wu (tengah), Direktur Sekolah Terintegrasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nandana Aditya Bhaswara (ketiga dari kanan), dan Wakil Direktur Utama Chinese Testing International (CTI) Liu Xiaolong (kedua dari kanan) saat membuka 2026 11th Indonesia HSK Study in China and Career Expo yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada 1 November 2026. (Xinhua)

Berita Utama

Pelajar Indonesia Lebih Memilih Tiongkok tuk Lanjutkan Studi

Senin, 2 Nov 2026 - 17:27 WIB

Foto yang diabadikan pada 29 Juli 2026 ini memperlihatkan kerusakan pada markas besar kelompok paramiliter Irak, Pasukan Mobilisasi Rakyat  di Mosul, Irak. (Xinhua)

Berita Utama

Irak dan Mesir Desak Deeskalasi di Kawasan Regional

Senin, 2 Nov 2026 - 17:10 WIB